Edisi 31-01-2016
Dede ”Manusia Akar” Meninggal


BANDUNG – Dede Koswara, pasien pengidap giant cutaenous horn atau kutil meradang sehingga membentuk benjolan seperti tanduk, meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Pria yang lebih dikenal sebagai Dede Manusia Akar itu meninggal karena mengalami kegagalan multiorgan yang dideritanya. Dokter Tim Infeksi Khusus RSHS Rudi Wisaksana menjelaskan, Dede masuk RSHS pada 28 Januari 2016 lalu akibat mengalami penurunan kesadaran.

Meskipun telah dirawat intensif, kondisi hati, paru-paru, ginjal, dan otaknya memburuk. ”Dede meninggal pukul 03.30 WIB. Datang dengan kondisi tidak sadar, dia meninggal akibat kegagalan multiorgan, yakni ginjal, hati, otak, dan paru-paru,” kata Rudi kemarin.

Jenazah Dede dimakamkan di Kampung Bunder RT 01/04, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, tak jauh dari rumah orang tuanya. Edi Supriyatna, 51, kakak tertua Dedel, menuturkan, awal bulan ini adiknya tampak lebih sehat. Namun kurang dari sebulan, kondisi kesehatannya turun drastis. ”Puncaknya Jumat (29/1) kemarin, dia tak sadarkan diri,” katanya.

Nurazis