Edisi 04-02-2016
SFC Hentikan Latihan


PALEMBANG - Ketidakjelasan pelaksanaan turnamen memaksa tim Laskar Wong Kito harus menghentikan aktifitas latihannya. Manajemen Sriwijaya FC (SFC) memutuskan menghentikan latihan mulai Kamis (4/1) dan kembali latihan pada hari Senin (8/1) sore.

"Kita hentikan dulu latihan, biarlah pemain menikmati libur. Karena kita masih menunggu kejelasan turnamen," kata Sekretaris Tim SFC Achmad Haris. Menurut Haris, sebenarnya para pemain sengaja dikumpulkan sejak awal tahun untuk melakukan persiapan lebih matang jelang turnamen Piala Gubernur Kaimantan Timur yang direncanakan awal Februari ini.

Namun, entah kenapa, informasi yang beredar turnamen tersebut dimundurkan pelaksanaannya pada bulan Maret. "Kami juga tidak tahu alasan panpel memundurkan jadwal. Ada kabar bulan Maret. Oleh karenanya, lebih baik kita libur latihan dari pada tim bosan terus menggelar latihan saja," ucap pria berkacamata ini.

Dari banyaknya turnamen di tahun 2016 seperti Piala Gubernur Kalimantan Timur; Marah Halim Cup; Piala Bhayangkara dan Piala Wali Kota Padang, membuat manjemen SFC juga tiba-tiba bingung menentukan sikap mana yang akan dipilih. "Mau ikut yang mana tanggal kepastian saja tidak jelas.

Apa nanti tabrakan jadwalnya atau kita ikut yang ini ternyata tidak jadi. Kita juga masih bingung. Sedangkan tim kita sudah siap untuk bertanding," pungkasnya. Pelatih Kepala SFC Benny Dollo menjelaskan, menghentikan latihan sementara dengan memberikan libur kepada pemain adalah langkah tempat yang diambil manajemen.

Karena dia juga tidak ingin menghamburhamburkan materi latihan sampai selesai namun hanya berdampak sia-sia. "Kita latihan berdasarkan statistik. Apabila kita latihan sesuai jadwal dan ternyata tidak pas dengan laga yang kita ikuti tentunya persiapan tim akan hancur. Sebab tidak mungkin kita lakukan latihan mulai dari nol lagi," ujar Bendol.

Selain itu Bendol tidak mau anak asuhnya menjadi bosan karena terus latihan tanpa ada kejelasan laga yang diikuti nanti. Dengan memberikan waktu rehat, dirasa sangat baik agar menjaga ritme yang akan diterapkannya dalam konsep latihan. "Iya lebih baik kita liburan dulu, biar pemain tidak bosan. Ini juga mampu menjaga ritme latihan yang kita terapkan," jelasnya.

Secara pribadi Bendol tidak ingin berlaga di turnamen karena level laga yang dinilai tidak sesuai bagi para pemain profesional di klub ISL. Apa lagi skuat SFC musim 2016 berhasil dikumpulkannya sangat sayang apabila hanya berlaga di level turnamen. "Turnamen hanya laga pemanasan untuk kompetisi bukan kelas kita di ISL. Seharusnya kompetisi resmi yang di putar oleh pemerintah dan PSSI. Saya secara pribadi ingin berlaga disana bukan turnamen," tegasnya.

Muhammad moeslim

Berita Lainnya...