Edisi 04-02-2016
TKW asal Malang Meninggal di Hongkong


MALANG – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) Eka Suryani, warga Desa Mulyosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, dikabarkan meninggal di Hong Kong.

Hingga kemarin jenazah pahlawan devisa itu masih tertahan di salah satu provinsi Republik China tersebut. Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Bidang Luar Negeri, Pemkab Malang Sukardi, mengaku telah menerima kabar duka yang menimpa salah satu pahlawan devisa tersebut. Dia berharap agar pemerintah pusat segera turun tangan memulangkan jenazah ke tangan keluarga.

”Kita menerima informasi dari Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI. Kita tunggu informasi lebih lanjut karena ini kewenangan pihak luar negeri,” kata Sukardi, kemarin. Eka Suryani diketahui berangkat ke Hong Kong melalui PT Surabaya Yudha Citra Perdana, sebuah Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (PPTKIS) Malang, setelah bulan Ramadan tahun 2015.

Di Hong Kong, Eka diurusi AIE Employment Center, mitra kerja PT Surabaya Yudha Citra Perdana. Aktivis Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) Hong Kong Eni Lestari mencurigai ada ketidakwajaran meninggalnya Eka Suryani. Karena itu, dia meminta Pemerintah Indonesia melakukan autopsi independen terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebabnya.

Eni Lestari mengungkapkan menerima kabar di kalangan buruh migran di Hong Kong dan Taiwan bahwa Eka meninggal karena kedinginan saat mandi. Jasad ibu muda dengan satu anak itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana di kamar mandi sedang memegang shower .

yosef naiobe


Berita Lainnya...