Edisi 04-02-2016
PGRI Jateng Siap Laksanakan Konkerprov


SEMARANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng akan segera menindaklanjuti hasil Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) yang digelar di Ambon 1 Februari lalu dengan menggelar Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) pada 27-28 Februari nanti.

Hal itu diungkapkan Ketua PGRI Jateng Widadi kemarin. Adapun yang menjadi topik utama pada Konkerprov nanti masih sama dengan permasalahan-permasalahan yang dibahas pada Konkernas. Di antaranya sertifikasi dan kualifikasi guru, polemik pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG), permasalahan guru K2, dan lainnya. “Saat Konkernas, persoalan seperti 47% guru secara nasional belum tersertifikasi, kemudian 42% guru yang juga nasional belum memenuhi kualifikasi ini nanti yang akan juga kita bahas. Terkait persoalan itu, pemerintah harus dapat menuntaskannya,” paparnya.

Kemudian terkait dengan pelaksanaan UKG yang tiap tahun digelar juga akan dibahas di tingkat Jateng. “UKG sempat menjadi polemik. Di antaranya terkait kabar dihapuskannya tunjangan guru bersertifikasi jika tak lolos UKG. Kemudian pemerintah menyatakan UKG hanya sebagai pemetaan saja. Jika untuk pemetaan, kami tidak permasalahkan. Polemik UKG membuat kekhawatiran para guru, karena ada kabar itu,” ucapnya.

Sekretaris PGRI Jateng Muhdi menambahkan, pada pelaksanaan Konkernas beberapa waktu lalu turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. “Pada saat itu terjadi dialog antara guru dan menteri. Kemudian menteri menjanjikan akan membahas semua usulan dan masukan yang disampaikan oleh para guru. Istilah lainnya ditampung dulu,” ujarnya.

susilo himawan


Berita Lainnya...