Edisi 04-02-2016
BRAy Gondhokusumo Berpulang


YOGYAKARTA– Puro Pakualaman kembali dirundung duka. Bendara Raden Ayu (BRAy) Titi Gondhokusumo, garwa atau istri dari adik kandung (alm) Paku Alam IX, wafat di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, sekitar pukul 02.30 WIB, kemarin.

Almarhumah adalah garwa Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) H Gondhokusumo, adik kedua (alm) Paku Alam IX. Gondhokusumo sendiri telah wafat pada Agustus 2011. Putri ketiga almarhumah, RAy Dewi Arum Gondhokusumo mengatakan, ibunya meninggal setelah menderita penyakit diabetes dan stroke. "Sudah 20 tahun beliau sakit diabetes. Kemudian sejak 8 Januari lalu mengalami stroke dan kondisi kesehatannya terus memburuk," kata Dewi saat ditemui di rumah duka di Jalan Arimbi Nomor 1, Sokowaten, Yogyakarta.

Almarhumah sebelum wafat sempat menjalani perawatan medis selama tiga pekan di Rumah Sakit Panti Rapih. Namun Tuhan berkehendak lain, almarhumah akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di usia 67 tahun, meninggalkan tiga putri dan satu putra, serta tiga orang cucu. Pantauan di rumah duka, hujan turun tak menyurutkan para pelayat untuk datang bertakziah dan mengucapkan bela sungkawa.

Sejak pagi hingga siang silih berganti para pelayat datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, kerabat Puro Paku Alaman dan Keraton Yogyakarta, hingga para pejabat pemerintahan. Usai disemayamkan, sekitar pukul 13.00 WIB jenazah kemudian diberangkatkan dari rumah duka untuk dimakamkan di Kagungan Dalem Hastana Dalem Girigondo, Kecamatan Temon, Kulonprogo. Almarhumah dimakamkan di sebelah liang lahatsuaminya."Sebelahmakam bapak, berdampingan. Kebetulan masih kosong," tandasnya.

ristu hanafi

Berita Lainnya...