Edisi 04-02-2016
Reperdais Kebudayaan Belum Tersentuh


YOGYAKARTA– Raperda Is - ti mewa (Raperdais) urusan Ke bu dayaan pada pembahasan pan sus tahun 2016 be - lum ter sentuh. Raperdais di - ga bung sa tu pansus dengan Evaluasi Pe lak sanaan Danais 2015 atau BA 1 dan BA 2 DPRD DIY 2016.

Anggota Pansus BA 1 dan BA 2 DPRD DIY 2016 Suwardi mengatakan, pansus sudah be - berapa kali menggelar pembahasan. "Raper d ais Kebudayaan belum di seng gol (dibahas), selama ini ma sih berkutat soal eva - lua si pelaksa naan Danais," ka - tanya, kemarin. Dia menjelaskan, Raperdais Kebudayaan merupakan pem - ba hasan bahan acara tahun se - be lumnya (2015) yang tidak se - lesai dibahas.

Pembahasan Ra - perdais Kebudayaan kembali dibahas pada Prolegda DPRD DIY 2016 dan digabung dalam satu pansus dengan Evaluasi Da nais 2015. Suwardi mengungkapkan, karena pembahasan Raperdais Kebudayaan belum selesai, ma - ka Pansus BA 1-BA 2 mengaju - kan perpanjangan waktu kepada Pimpinan DPRD DIY. "Sesuai Tata Tertib DPRD DIY, perpanjangannya sepuluh hari kerja," kata politikus Partai Golkar.

Legislator dari Dapil Bantul Timur ini mengatakan, perpanjangan pembahasan di pansus merupakan hal yang lumrah. "Bah kan kalau perpanjang - an wak tu sepuluh hari belum selesai, masih diperkenankan me minta tambahan waktu lagi," ungkap Mantan Ketua Pan - sus Raperdais Kebudayaan DPRD DIY 2015.

Dia mengungkapkan, Ra - per dais Kebudayaan merupa - kan hal vital bagi penopang Ke - istimewaan DIY. Perdais Ke bu - dayaan menjadi Rencana In - duk Kebudayaan (RIK) yang akan menjadi acuan bagi DIY un tuk 25 tahun ke depan. "Ka - re nanya kami tidak ingin pembahasannya hanya kilat asal jadi," katanya.

Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto mengatakan, sesuai rencana raperda/raperdais yang dibahas di pansus diparipurnakan pada 5 Fe brua - ri. Namun, belum ada pansus yang menyelesaikannya pada jad wal semula. "Pimpinan De - wan menerima surat permo - hon an perpanjangan waktu un tuk pansus," kata dia

Legislator yang akrab disapa Inung ini mengakui bisa me mahami permintaan tambahan waktu. Beberapa alasannya karena pembahasan evaluasi pelaksanaan Danais menyita waktu. Selain itu, materi Ra - per dais Kebudayaan konten - nya tergolong berat. "Secara li - san, Pimwan mendengar pansus meminta tambahan waktu," kata politikus PAN. Pimwan akan mengoordinasikan permintaan tambah - an waktu dari pansus tersebut. "Sudah selazimnya Pimwan menyetujuinya," katanya.

Selain Pansus BA 1-BA 2 yang mengajukan perpanja ngan, pan sus pengelolaan mo da transportasi tradisional juga mengajukan tambahan waktu. Kedua pansus diberi extratime masingmasing sepuluh hari kerja.

ridwan anshori

Berita Lainnya...