Edisi 04-02-2016
2016, PDAM Tirta Raharja Target 5.800 Sambungan Baru


CIMAHI – Perusahaan Dae - rah Air Minum (PDAM) Tirta Ra harja dalam menjalankan ope rasionalnya selama ini di - nilai mampu memenuhi ke - wajibannya dan masuk dalam ka tegori sehat.

Bahkan di ta - hun ini ditargetkan ada 5.800 sam bungan pelanggan yang akan dipasang. Kabag Humas dan Hukum PD AM Tirta Raharja, Dadang Sup riadi mengatakan, bila me - ngacu pada hasil audit BPK dan tim audit independen tahun 2014 lalu, PDAM Tirta Raharja di nyatakan sehat. Hal itu didasarkan pada ke - mampuan perusahaan dalam me nyelesaikan kewajibannya da lam melunasi hutang yang akan selesai tahun 2017 men - datang.

”Selain mampu me - ning katkan kinerja dalam pela yanan air bersih, pe ru - sahaan juga tidak termasuk PDAM yang masuk kedalam prog ram penghapusan hutang dan lancar dalam membayar tung gakan,” ucapnya. Terkait bankable tidaknya PD AM Tirta Raharja, lanjut Da dang, tergantung dari ana - lisi perbankan sendiri yang ter - lebih dahulu melakukan ana - lisa mampu atau tidaknya un - tuk membayar.

Namun selama ini perusahaan tidak pernah me lakukan pinjaman karena ada nya aturan tersendiri. Dadang mengungkapkan, se lama tahun 2015 telah me - nambah sambungan baru se - banyak 5.261 sambungan ru - mah (SR) melebihi target yang sudah ditetapkan. Sedangkan un tuk tahun 2016 ditargetkan mam pu menambah sam bu - ngan se banyak 5.800 SR.

”Penambahan sambungan me liputi wilayah Cimahi, Ban - dung Barat dan paling banyak Ka bupaten Bandung,” be ber - nya. Selama ini PDAM Tirta Ra - har ja mengandalkan sumber air baku untuk Cimahi dari ma - ta air Cijanggel, dari Ka bu pa - ten Bandung Barat dari Ci jang - gel dan Saguling, serta Ka bu - pa ten Bandung dari Citarum, Ci sangkuy dan mata air lain - nya. Guna memenuhi keter se - diaan air baku juga sumur da - lam yang saat ini sudah mulai me ngalami penurunan ka - pasitas.

”Selama ini ketersediaan air baku relatif lebih tapi jika ke marau panjang keter - sediaan air baku bisa ber ku - rang hingga 50 persen,” urai - nya.Dalam pengembangan wi - la yah cakupan, Dadang me - nilai setiap daerah memiliki tan tangan berbeda dan saat ini le bih memprioritaskan yang su dah ada. Dalam melakukan pe ngembangan, selain harus ada nya modal ketersediaan air ba ku dan kondisi sosial yang men dukung.

raden bagja mulyana

Berita Lainnya...