Edisi 04-02-2016
Eks Gafatar Ikut Pelatihan Transmigrasi


INDRAMAYU – Sebanyak 42 eks anggota Ge rakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Ka - bu paten Indramayu segera dipulangkan dari tempat penampungan di kantor Dinsos Jabar, Kota Cimahi.

Eks anggota Gafatar tersebut terdiri atas 11 keluarga yang berasal dari sejumlah kecamatan, seperti Haurgeulis, Kandang haur, Anjat - an, Kroya, Jatibarang, Widasari, dan Gantar. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Indramayu Gunawan mengatakan, forum pimpinan daerah tengah menyiapkan pemulangan eks Gafatar tersebut untuk diserahkan ke keluarganya masing-masing. “Kita sedang persiapkan teknis pemulangannya hingga ke keluarga masing-masing,” kata dia, kemarin.

Gunawan berharap, mas ya - rakat dapat menerima kehadiran me reka. Selain itu, keluarga eks Ga - fatar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. “Ma sya rakat diharapkan dapat menerima keberadaan mereka, jangan sampai dikucilkan,” ucapnya.

Berdasarkan data dari Badan Kesatuan bangsa dan Politik Ka - bupaten Indramayu, sebelas kepala keluarga eks Gafatar yakni Sutar - no, 42, asal Desa Mekarjati, Keca - matan Haurgeulis; Warnadi, 30, asal Desa Eretan Kulon, Ke camatan Kandanghaur; Abdidarko Dain - toro, 40, asal Desa Mang unjaya, Kecamatan Anjatan; Wadi, 35, asal Desa Kroya, Kecamatan Kroya; Suparti, 35, asal Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang; Dendi,24 asal Desa Bangkaloa Kecamatan Widasari, Ozi Puji an to,40 asal Desa Anjatan, Ke ca mat an Anjatan; Yusnidar, 42, asal Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Muhamad Hamzah,49 asal Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar; Saepullah, 30, asal Desa Eretan Wetan, Ke ca mat an Kan - dang haur; serta Indra Ar di an to, 30, asal Desa Kedungwungu, Ke - camatan Anjatan.”Mereka mem - bawa isteri serta sejumlah anak mulai dari remaja hingga balita,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tran s mi - grasi (Dinsosnakertrans) Ka bu - paten Indramayu Daddy Haryadi mengatakan, koordinasi dilakukan lintas sektoral dengan Kejaksaan, Polres, Dinsosnakertrans, dan Ba - dan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam penanganan dan penjemputan warga Indramayu, mantan anggota organisasi Gafatar. Dia mengungkapkan, Pemkab Indramayu akan melakukan penjemputan dalam waktu dekat ini. “Dalam mengatasinya, kami harus menyelaraskan dengan pemerintah pusat. Akan dilakukan pem bina an dan bimbingan mental,” ujar nya.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pembinaan, seperti pelatihan transmigrasi, sosial, keterampilan dan lainnya. Din sos - na kertrans Kabupaten Indramayu juga akan menyosialisasikan agar eks Gafatar tersebut bisa diterima masyarakat. “Ke depannya, kami akan mengantisipasi dengan me - lakukan pengecekan organisasinya, kader, dan lainnya,” pungkasnya.

tomi indra

Berita Lainnya...