Edisi 04-02-2016
Kemenag Jember Terbangkan 5 Kloter Jamaah Haji


JEMBER– Kuota jamaah haji di Jember menjadi yang terbanyak se-Jawa Timur. Jumlahnya mencapai 2.000 calon jamaah haji. Padahal tahun 2015 lalu hanya sekitar 1.600 jamaah haji.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Rosyadi Badar mengatakan, meningkatnya jumlah jamaah haji itu berdampak pada penambahan kelompok terbang (kloter) di Jember. “Awalnya, kami empat kloter, sekarang jadi lima kloter,” katanya. Menurut Rosyadi, bertambahnya sekitar 400 jamaah haji di Jember karena calon jamaah haji Jember mendaftarkan diri lebih awal dibandingkan dengan calon jamaah haji dari daerah lainnya.

Dia menambahkan, kuota haji pemberangkatan tahun 2016 merupakan kuota nasional. “Bulan Agustus ini sudah mulai berangkat. Sekarang sudah mulai manasik haji di KBIH,” katanya. Dia menuturkan, untuk jamaah haji yang berangkat tahun 2016 adalah jamaah haji yang daftar antara 26 November 2009 sampai 14 Januari 2010. Selain itu, Rosyadi juga menanggapi daftar tunggu jamaah haji pada tahun 2016.

Dia menyampaikan bahwa masa tunggu untuk jamaah haji saat ini mencapai 22 tahun. “Jika tahun 2016 mendaftar, maka berangkatnya tahun 2038. Ini lumrah karena masih ada perbaikan sarana prasarana di tanah suci,” katanya. Namun, apabila fasilitas ibadah di Mekkah sudah mulai rampung, maka pemangkasan kuota jamaah haji sebanyak 20 persen itu akan dikembalikan lagi. “Bahkan, kalau fasilitas sudah selesai, mungkin ada penambahan kuota. Untuktahuninisudahada penambahan sekitar 20.000 jamaah haji,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dia himpun, perbaikan sarana prasarana haji itu akan tuntas pada 2020 mendatang. Di sisi lain, pihaknya saat ini menjalankan aturan dari Kemenag RI, yakni terkait pembatasan usia pendaftar calon jamaah haji.

“Ada aturan kalau belum mencapai 12 tahun belum boleh mendaftar. Ini berlaku mulai tahun 2015 lalu. Ini efektif mengurangi jumlah antrean, karena dulu bayi baru lahir bisa didaftarkan jadi jamaah haji,” ungkapnya.

p juliatmoko


Berita Lainnya...