Edisi 04-02-2016
Taman Lalu Lintas Direvitalisasi


BANDUNG– Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani direncanakan akan direvitalisasi tahun ini, meng gu - nakan dana hibah senilai Rp9 mi liar. Taman akan di desain lebih mo dern mengusung tema lalu lin tas perkotaan, pegunungan, dan air.

Rencana revitalisasi Taman Lalu Lin - tas setelah mendapat dana hibah corporate social responsibility (CSR) dari PT Toyota Asta Motor. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, revitalisasi ini menjadi upaya Pemkot agar Taman Lalu Lintas lebih tertata. “Sejauh ini banyak berita baik da - tang ke Kota Bandung. Jadi al ham - dulillah Taman Lalu Lintas yang dari zaman Belanda bahkan sejak zaman saya masih duduk di TK tidak berubah, dua minggu lagi akan ditata. Penataan setelah adanya bantuan CSR dari PT Toyota Astra Motor sekitar Rp9 mi - liar,” ujar Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung kemarin.

Dengan dana sebesar itu, Emil ber - mimpi bila Taman Lalu Lintas bisa di - ubah dengan konsep kidzania se hing - ga menjadi pusat rekreasi edutainment modern dan unik bagi anak-anak. Taman yang saat ini dikelola Ya - yasan Ade Irma Suryani tersebut nan - tinya akan mengusung tiga tema baru, yaitu lalu lintas perkotaan, unsur pegunungan dan dilengkapi dengan tema tentang air.

“Nanti berstandar internasional dengan konsep outdoor. Nanti juga akan difasilitasi beberapa hal seperti gedung parkir atau ba se - ment. Meski akan menjadi lebih mo - dern namun tarif masuk akan tetap terjangkau,” tuturnya. Saat ini, lanjut Emil, pihaknya te - ngah berkoordinasi dengan beberapa pihak demi merealisasikan rencana itu dengan harapan revitalisasi bisa selesai sebelum lebaran tahun ini.

Ditanya terkait kemungkinan adanya perubahan nama, dia tak akan se di - kitpun mengotak-atik hal itu, sebab program ini sifatnya hibah untuk per - baikan taman. “Enggak, tetep we Taman Lalu Lintas, cuman nanti ada tulisan, didukung penuh oleh per usahan automotif itu. Ti - dak menutup kemungkinan nanti bisa diserbu turis dari luar, makanya akan ada pe nye - suaian harga. Yang menengah ke bawah tetap murah meriah sekitar Rp7.000. Nanti me ne - ngah ke atas di atur me ka nis - menya, bisa jadi biayanya lebih tinggi sedikit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Emil, pe - na taan itu juga bukan hanya untuk area di dalam, namun akan satu paket dengan pe na - taan di sekitar taman. Per wa - jah an di luar akan sedikit di per - baiki agar saat malam hari ka - was an taman yang memiliki luas sekitar 3,5 hektare itu ti - dak sepi dan gelap. Seiring dilaksanakannya proyek tersebut, beberapa zona akan ditutup, agar warga masih bisa berkunjung.

“Ma sa - lah lain seperti keberadaan pe - dagang kaki lima (PKL), di sana tentu sudah dipikirkan ke de - pan nya. Intinya, semua ma - salah PKL dan parkir akan di - upa yakan ditampung di tem - pat yang lebih permanen,” tam bah Emil.

Dihubungi terpisah, Ke - pala Bidang Pertamanan Di - nas Pemakaman dan Perta - man an (Diskamtam) Kota Ban dung Dadang Darmawan mengatakan, hingga kini pi - hak nya belum menerima in - for masi resmi terkait rencana tersebut. Namun, dia tak me nam pik bila saat ini Pemkot Ban dung tengah berupaya me nata se - jum lah kawasan taman agar lebih tertata lebih indah.

“Kalau yang masuk data kami, memang ada empat ta - man yang akan dibangun ta - hun ini, yaitu Taman Gasibu Mini (Gasmin) di Antapani, Ta - man Maluku, Taman Karang Taruna di kawasan Riau-Ah - mad Yani, dan Taman yang ber - ada di kawasan Jalan Seram. Tapi kan seperti yang saya katakana, ada yang langsung di pegang pemerintah atau pihak ketiga. Mungkin nanti ada lagi selain revitalisasi ta - man lalu lintas,“ katanya.

dila nashear

Berita Lainnya...