Edisi 04-02-2016
Pengepul Pinang Tewas Dibantai


DOLOK MASIHUL– Seorang pengepul pinang, cokelat, dan karet, Ramaidin Sitepu alias Keden, 56, tewas bersimbah darah di kamar tidurnya di Dusun II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Rabu (3/2).

Korbandidugadibantaikarenaditemukan luka bacokan di kepala dan luka tusukan di badannya. Korban yang mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir serka ini sempat dilarikan ke rumahsakitdiKotaLubukpakam, namun nyawanya tak tertolong. Korban pertama kali ditemukansudahbersimbahdarahdi kamarnya oleh Budi, 30, anak kandungnya, sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu Budi hendak bertandang kerumah orangtuanya yang hanya berjarak beberapa meter. Saat masuk ke kamar orang tuanya, Budi kaget melihat ayahnya tergeletak dengan luka bacokan di kepala dan luka tusuk di badan. Keluarga dan warga setempat heboh dengan penemuan tubuh korban yang bersimbah darah.

Budi menuturkan, pagi itu ibu tirinya, Rasinah Tarigan, 50, istri kedua korban, datang ke rumahnya. Sang ibu berniat mencari sarapan, sekaligus buah delima untuk Devi, saudara tiri Budi yang tengah hamil. Saat berbincang, tiba-tiba sang ibu meminta Budi melihat kondisi rumah. “Katanya lihat dulu rumah, mau tahu ada agen pinang yang datang,” ucap Budi menirukan perintah ibunya.

Setiba di rumah ayahnya yang hanya berjarak beberapa meter, Budi pun kaget. Budi, anak tertua dari enam bersaudara ini, melihat sang ayah dalam kondisi kritis akibat luka serius di bagian kepala dan tujuh luka tusukan di badannya. Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara oleh PolsekDolokMasihuldipimpinKasat ReskrimPolresSergai, AKPAronT Siahaan, ditemukan sejumlah potongan kulit kepala di teras rumah.

Polisi juga mendapatkan gagang parang dengan bercak darahdikamartidurkorban. “Kami menduga ini alat yang dipakai pembunuhnya. Kemungkinan gagang ini terlepas dari parangnya setelah hentakan kuat,” kata AKP Aron. Namun, dia belum mengetahui motif pembunuhan tersebut dan masih terus menyelidiki siapa pelakunya.

Erdian wirajaya

Berita Lainnya...