Edisi 04-02-2016
PSMS Tak Ada Lagi Harga Diri


MEDAN– Ditenggelamkannya nama PSMS Medan membuat berang Ketua Umum PSMS Medan versi PSSI Indra Sakti Harahap. Dia menegaskan hal tersebut dinilai menghilangkan harga diri PSMS.

Pergantian nama tersebut dinilai sangat sakral bagi sebuah tim sepak bola. Menurut Indra, lebih baik PSMS mengikuti kompetisi terendah ketimbang harus berganti nama untuk mengikuti turnamen. ”PSMS itu punya harga diri, punya integritas, profesional, dan proporsional. PSMS tidak bisa, tidak boleh, tidak dibenarkan begitu. Harus punya harga diri. Lebih baik PSMS mengikuti kompetisi terendah di Liga Nusantara daripada mengganti nama.

Itu prinsip dan ideologi PSMS,” kata Indra kepada KORAN SINDOkemarin. Indra menyebutkan, jika PSMS yang rela mengganti nama demi sebuah turnamen tersebut, bukan PSMS sebenarnya. Dia mengklaim masih sebagai Ketua Umum PSMS yang sah, sesuai yang diakui PSSI. Karena itu, dia tak memusingkan kerelaan pengurus dan manajemen mengganti nama PSMS.

Indra mengatakan, PSMS yang dipimpinnya saat ini tengah vakum, seusai sanksi Kementerian Pemuda dan Olahraga terhadap PSSI yang berbuntut pada keputusan force majeurterhadap seluruh kompetisi resmi. Tim pun dibubarkan sampai adanya keputusan PSSI soal kompetisi resmi yang digulirkan.

”PSMS yang asli, yang riil, memang tidak mengikuti turnamen dan kegiatan apa pun karena PSSI dibekukan. Mereka melakukan itu, masalah mereka, bukan masalah PSMS sebenarnya,” kata Indra. Pria berperawakan gemuk itu menegaskan, PSMS yang dipimpin Mahyono tersebut tidak diakui PSSI.

Dia mengklaim bahwa PSMS yang dipimpinnyalah yang mengantongi surat dari otoritas tertinggi sepak bola Indonesia. ”PSMS yang muncul sekarang ini transisi, bukan PSMS yang mengikuti kompetisi 2014 yang terdaftar di Liga Indonesia untuk Divisi Utama. PSMS yang ada hari ini berbeda dengan terdaftar di PSSI. Mekanisme yang mereka lakukan itu tidak ada kaitan dengan kami,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengurus dan manajemen ogah memakai nama PS TNI kala melakoni pertandingan berlabel uji coba dengan Persewangi Banyuwangi akhir pekan lalu. Hal ini berbuntut kegeraman suporter yang tak terima hak tersebut dan menyampaikannya melalui media sosial. Pertandingan uji coba selanjutnya melawan Bali United, Wiganda Pradika dkk tak menyematkan nama PSMS, melainkan PS TNI yang digelar Jumat (6/2) besok.

Haris dasril

Berita Lainnya...