Edisi 04-02-2016
5 Jalan Dialih Statuskan Menjadi Jalan Provinsi


PALEMBANG -Sebanyak lima jalan kabupatek/kota dialih - kan statusnya menjadi jalan pro vinsi tahun ini. Sebab, fung - si jalan tersebut nantinya men - jadi penghubung anta r kabu - pa ten/kota.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumsel Rinhardi meng - a takan, lima jalan yang sebe - lumnya jalan kabupaten/kota itu, seiring waktu berubah men jadi jalan kolektor dalam sistem jaringan primer yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabu - paten/kota atau antaribu kota kabupaten/kota dan jalan strategis provinsi.

“Yang berubah yakni, Jalan dari kawasan Gandus Palem - bang yang menuju raider atau asrama militer Yonif 200/Raider, Gandus dan lainnya berada di luar Palembang,” ungkap - nya, kemarin. Dia menjelaskan, saat ini ada sebanyak 65 ruas jalan di 17 kabupaten/kota di Sumsel yang statusnya termasuk jalan provinsi. Jumlah tersebut ber - k urang lima dari sebelumnya 70 tahun lalu karena peru ba - han status jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Lima jalan provinsi yang menjadi jalan nasional ter se - but yakni jalan batas Kota Pa - lembang-Tanjung Api-Api sepanjang 56 km, poros Am - pera sepanjang 8,4 km, batas Kabupaten Muaraenim-Ba turaja Ogan Komering Ulu (OKU) sepanjang 32,5 km, Pra bu mu - lih-Beringin sepanjang 22,5 km, dan Beringin-Baturaja (OKU) sepanjang 37,75 km. “Proses perubahan status - nya tengah diurus.

Selain itu, dengan perubahan status ini, pemeliharaan jalannya men - jadi tanggung jawab Pemprov Sumsel,” ujarnya. Dia menambahkan, ada pe - ngurangan anggaran di Dinas PU Bina Marga dari tahun lalu sebesar Rp1,1 triliun menjadi Rp700 miliar tahun ini. Mes - kipun ada peng urangan, rencana pemeliharaan, pening ka - tan, dan pelebaran jalan serta jembatan, tahun ini tidak akan berubah.

Menurutnya, pem e li ha ra - an dan peningkatan jalan me - merlukan dana rata-rata Rp10 miliar, namun tetap ter gan - tung pada panjang dan lebar jalannya. “Tahun ini rencananya akan dibangun beberapa jembatan di kabupaten/kota. Tiga di antaranya berada di OKU yakni Jembatan Gunung Batu yang membutuhkan dana Rp47,5 miliar, diperlukan Rp32,5 mi - liar untuk pembangunan Jem - batan Cempaka, dan Jembatan Air Rambang senilai Rp7 mi - liar,” ujarnya.

Selain di OKU, pihaknya juga menganggarkan Rp39, - 750 miliar untuk pem bang - unan Jembatan Sukadana Ogan Komering Ilir (OKI), dan pembangunan Jembatan Musi VI yang tahun ini dianggarkan Rp290 miliar. Kepala Balai Besar Pel ak - sanaan Jalan Nasional (BB P - JN) III Sumbagsel, Thomas Setiabudi Aden mengatakan, pihaknya bakal melakukan konsentrasi untuk peme-liharaan dan peningkatan jalan di tahun 2016.

Thomas membeberkan ren cana pemeliharaan dan peningkatan di Jalintim, di mana tahun depan bakal terkonsentrasi di batas Jambi dan Lampung sekitar 400 km. “Untuk dana yang dianggarkan mencapai Rp420 miliar, di mana seluruh perbatasan Jam - bi dan Lampung bakal di per - baiki,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk perbaikan tergantung dengan kondisi jalan. Ada yang me mer - lukan rekonstruksi mayor, re - konstruksi minor dan per bai - kan lainnya. Sementara, untuk rencana peningkatan jalan di Jalinteng bakal dilakukan untuk 1.000 km yang bakal di - konsentrasikan pada ruas jalan Palembang kearah Bengkulu.

“Juga di dalamnya ada re - konstruksi, perbaikan kel ong - soran dan penanganan jalan. disamping itu, sebagian kecil meliputi Lahat, Tebingtinggi, Lubuklinggau dan batas Jambi. Terlepas dari itu, pihak nya bakal menganggarkan un tuk pembangunan jalan baru,” ucapnya.

Selain itu, jalan baru bakal dibangun di Prabumulih m e - nuju Beringin Baturaja yang sampai 2015 ini masih me ru - pakan jalan provinsi. Juga sudah merencanakan untuk pe lebaran Jalan TAA. “Tapi untuk TAA baru rencana saja,” katanya.

Retno palupi

Berita Lainnya...