Edisi 04-02-2016
Polisi Dalami Dugaan Kelalaian UIGM


PALEMBANG- Polisi mendalami duga - an kelalaian pihak kampus Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) atas tewas - nya Ilham Akbar, 18, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil UIGM di lingkungan kampus.

Ilham tewas diduga karena ter - sengat listrik setelah mele dak - nya panel listrik di salah satu rungan kampus. Kemarin pagi, aparat Pol - sek ta Ilir Timur (IT) I dibantu pihak Polresta Palembang lang - sung meng gelar olah tempat keja dian perkara (TKP), guna me nge tahui penyebab pasti ke - matian korban.

Kapolresta Palembang Kom bes Pol Tjahyono Prawoto yang dikonfirmasi mene gas - kan, pihak UIGM diminta seg era melakukan pembenahan ter - ha dap instalasi listrik di kam - pus tersebut. ”Kita akan arahkan untuk di - lakukan pembenahan, karena ini sangat berbahaya. Jangan sampai nanti ada korban selan - jut nya,” terang Tjahyono kepa - da KORAN SINDO PALEM - BANG, kemarin.

Dia belum bisa memastikan ada atau tidaknya unsur kela - laian dari pihak UIGM terkait tewasnya korban. ”Harusnya tidak semba ra - ngan orang bisa masuk ke tem - pat itu, karena sangat-sangat berbahaya. Tapi ini malah tidak dikunci. Kita cari informasi dan arahkan penye li di kan apakah ada unsur kela laian nya atau tidak,” ujarnya.

Untuk pemanggilan pihak kampus sendiri, kata Kapol res - ta, dirinya masih menunggu hasil olah TKP. ”Kita lihat hasil olah TKP-nya dan hasil yang dibuat oleh lab for dulu, baru akan kita laku kan pemanggilan (pihak terkait),” katanya. Terpisah, salah satu teman korban sesama anggota Ma ha - siswa Pecinta Alam (Mapala), Oleng mengatakan, dirinya tak mengetahui persis kejadian itu.

Namun menurutnya, sesaat sebelum kejadian terdengar leda kan yang cukup keras dari dalam ruang panel listrik tersebut. ”Karena ada yang berteriak jadi saya menuju ke ruangan itu. Ternyata di ruangan itu ada korban dan temannya. Di sana saya melihat korban sudah ter - ba ring sambil meringis, namun temannya tidak apa-apa,” te - rang Oleng.

Ditambahkan Oleng, saat itu dirinya langsung memanggil teman-temannya untuk mem - bantu membawa korban ke rumah sakit. ”Saya langsung cari mobil, waktu itu korban masih meri - ngis. Tapi ketika di perjalanan (ke rumah sakit) korban me - ning gal dunia,” jelasnya. Oleng menyebut, sebelum kejadian, korban bersama se - orang rekannya tengah menyim pan alat panjat gunung di ruangan tersebut.

”Sebetulnya alat itu sudah disimpan. Tapi karena ada yang mau meminjam, jadi korban dan temannya ini hendak me - nge luarkannya lagi dari ruang - an itu. Dan saat itulah ledakan ter jadi hingga listrik padam,” sebutnya. Dia mengungkapkan, jika tempat itu tak hanya ruangan panel listrik, melainkan dijadi - kan juga sebagai Sekretariat Ma pala Dolphin UIGM.

”Awalnya sekret kami itu di atas, tapi sekarang menjadi ruang office boy. Nah, untuk ma - pa la dipindahkan sementara kesini,” tuturnya. Kedepannya, sambung Oleng, dia dan teman-teman - nya meminta kepada pihak UIGM untuk memberikan ruang sekretariat yang baru dan tidak membahayakan.

Adi haryanto

Berita Lainnya...