Edisi 04-02-2016
Sekolah Rusak, Jalinsum Diblokade


MUARABELITI - Puluhan wali murid Sekolah Dasar (SD) Desa Bingin Jungut Baru, Kecamatan Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), melakukan aksi blokade Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), kemarin sekitar pukul 08.30 WIB.

Mereka menuntut perbaikan sekolah yang mengalami ke ru - sakan. Pantauan KORAN SINDO PALEMBANG kemarin, aksi blo kade Jalinsum Mura di la - ku kan wali murid dengan me - ne bang pohon pelindung yang cukup besar yang tumbuh di depan bangunan SD, tepatnya dipinggir Jalinsum.

Potongan pohon itu langsung dilin tang - kan di tengah jalan. Akibatnya, terjadi kemace - tan cukup pan jang baik dari arah Palembang masuk ke Kabupaten Mura mau pun ken - daraan dari Ka bu paten Mura hendak menuju ke Palembang. Akibatnya Jalin sum lumpuh selama dua jam. Desi, 35, salah seorang war - ga Desa Bingin Jungut Baru ber sama ibu-ibu lainnya me - nga ta kan, aksi itu dilakukan spontanitas saat murid-murid baru masuk ke sekolah.

Me re - ka menuntut Pemerintah Daerah (Pemkab) Mura segera melakukan perbaikan bangu - nan sekolah, karena sudah ti - dak layak. ”Jingok pak tidak ada ba - ngu nan sekolah yang berada dipinggir jalan yang kon di si - nya memprihatinkan seperti di SD Bingin Jungut Baru,” te - gas Desi saat ditemui di ru mah - nya dekat SD. Menurutnya, bangunan SD tersebut ada yang sudah di ba - ngun.

Tetapi kondisinya mem - pri hatinkan, karena di dalam bangunan ruang kelas itu tum - buh batang pisang. Padahal bangunan itu belum dipakai, sehingga pihak sekolah ke be - ra tan memakainya. Mirisnya ada tiga lokal tidak dipakai. Sa - tu lokal untuk dua kelas. Ke las 1 dan kelas 2 satu lokal. Kelas 3 dan kelas 4 serta kelas 5 dan kelas 6 menjadi satu. ”Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi pak.

Perlu per bai - kan segera untuk SD ini, bah - kan dimajukan. Sehingga, ti - dak kalah bersaing dengan se - kolah lainnya,”tegasnya. Selain itu, sarana toilet ti - dak ada sedangkan SD tersebut telah berdiri sejak lama tetapi tidak memiliki sarana pe ne ra - ngan. Karena aliran listrik ti - dak ada. Apalagi sudah banyak generasi muda yang me nem - puh pendidikan di sini.

”Kami minta diperhatikan pak. Se ko - lah mencetak generasi penerus bangsa, seharusnya sudah di - buat yang refresentatif,” ka - tanya. Sementara itu, Kapolres Mura, AKBP Herwansyah Saidi diwakilkan Kapolsek Kelingi, AKP Dedi Rahmat me nga ta - kan, saat kejadian pihaknya langsung turun bersama tim muspika melakukan mediasi. Mediasi dilakukan asal wali mu rid membuka blokade ja - lan. Jangan sampai mediasi du - lu baru dibuka.

”Kita minta dibuka karena itu akses jalan negara yang di la - lui banyak orang. Baru di laku - kan mediasi, sehingga jalan ha - rus dilalui terlebih dahu - lu,”kata Kapolsek. Dia menjelaskan, aksi itu di - lakukan secara pribadi. Mes - kipun tuntutan untuk sekolah tetapi tidak ada pembe ri ta - huan dan menutup Jalinsum.

Kitatidakinginaksiter sebut terulang kembali. Setiap ada permasalahan, ada jalur yang bisa ditempuh melalui mu sya - wa rah mufa kat,”ujarnya. Dedi menambahkan, Jali n - sum lumpuh selama dua jam. Sehingga, arus lalu lintas kem - bali normal dan batang-batang yang ditumbangkan di badan Jalinsum di pinggir kan.

Seki - tar pukul 10.00 WIB Jalinsum normal kembali setelah diblo - kade dari pukul 08.00 WIB. Terpisah, Sekretaris Dae - rah (Sekda) Mura, Isbandi Ar - syad mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh pihak terkait masalah yang terjadi.

Seha rus nya tidak perlu aksi, karena ada mekanisme yang bisa disampaikan. Bukan melakukan blo ka de Jalinsum yang membuat malu. Karena itu jalan negara dan skala nasional. Jika ter ja di blokade menjadi berita na sional. Terpisah, Ketua DPRD Ka - bu paten Mura, Yudi Fratama menyesalkan adanya aksi blokade Jalinsum terkait mas - a lah pembangunan sekolah ka - re na itu menggangu pengguna jalan lainnya.

Padahal ada wa dah yang bisa disampaikan oleh ma sya - rakat seperti mela lui mus - rembang desa, kecama tan dan kabupaten. Bahkan ada me - kanisme lain melalui wakil rak - yat ketika ada reses anggota DPRD Mura, provinsi dan DPR Republik Indonesia. ”Kami imbau masyarakat ja ngan melakukan aksi blo - kade Jalinsum.

Apalagi untuk pembangunan sekolah dima - na alokasinya cukup besar sam pai 20-30% di Kabupaten Mura dan itu melebihi ke ten - tuan dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Hengky chandra agoes

Berita Lainnya...