Edisi 07-02-2016
Hari Ini Simpang Pemda hingga Selayang Ditutup


MEDAN– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan akan menutup ruas Jalan Setia Budi, Senin (7/3). Penutupan ini untuk memperlancar kegiatan pawai taaruf MTQ Kota Medan MTQ 2016 kali ini digelar di Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan. Kadis Perhubungan Kota Medan Rendward Parapat mengungkapkan, ruas jalan yang ditutup, yakni Jalan Setia Budi Ujung, tepatnya mulai Simpang Pemda sampai dengan Simpang Selayang.

Penutupan ini dimulai Pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. “Jalan tersebut terpaksa ditutup sampai pawai selesai dilakukan. Hal ini untuk kelancaran kegiatan tersebut,” ungkap Rendward, kemarin. Rendward menjelaskan belum bisa memastikan apakah pada malam hari ada penutupan jalan kembali atau pada saat pembukaan MTQ Kota Medan ke-49 itu. Hal ini melihat jumlah undangan yang hadir.

Apabila masyarakat yang hadir membludak, maka tidak tertutup kemungkinan jalan tersebut ditutup kembali. “Kalau membludak terpaksa ditutup. Guna menghindari kemacetan di kawasan tersebut. Apabila tidak terlalu banyak, maka akan dibuat dua arah. Terutama yang melintas di depan arena MTQ,” katanya. Dia menjelaskan, dengan ada penutupan jalan, masyarakat yang ingin melintas ke Jalan Djamin Ginting dari Jalan Setia Budi disarankan melintas dari jalan alternatif, yakni Jalan Ngumban Surbakti.

Sebaliknya, bagi warga yang datang dari arah Jalan Jamin Ginting (Tuntungan) menuju Jalan Setia Budi dianjurkan melalui Jalan Jamin Ginting (arah Padang Bulan). Diakuinya dengan ada penutupan jalan itu, pengguna jalan sedikit terganggu, terutama masyarakat sekitar. Atas ketidaknyamanan tersebut, pihaknya minta maaf dan diharapkan bisa memakluminya.

“Bagaimanapun jalan tersebut ditutup total untuk pelaksanaan pawai taaruf yang merupakan bagian dari kegiatan MTQN Tingkat Kota Medan,” katanya. Seusai pawai taaruf, Renward mengatakan, Jalan Setia Budi mulai Simang Pemda sampai Simpang Selayang akan dibuka kembali dengan sistem lalu lintas tetap dua arah kembali. Berhubung lalu lintas masih padat dan menghindari pengendara kendaraan bermotor mengebut melintasi depan arena MTQ, ruas jalan pun dibagi dua arah.

“Kami mengimbau warga menghindari jalan ini pada malam hari ketika pembukaan MTQN berlangsung. Gunakan Jalan Jamin Ginting agar saudara-saudara tidak terjebak dalam kemacetan. Setiap malam selama sepekan pelaksanaan MTQ, kemacetan pasti terjadi.

Untuk itu, sekali lagi kami mohon pengertiannya, terutama kepada warga yang bermukim di sekitar lokasi MTQ ini,” ungkapnya. Untuk mengamankan kelancaran arus lalu lintas selama sepekan mulai dari 7–14 Maret 2016 atau sepanjang kegiatan MTQ berlangsung, pihaknya menurunkan sekitar 100 personel. Selain lokasi MTQ, para personel itu akan diturunkan mengurai kemacetan ruas jalan yang terkena dampak penutupan jalan itu.

Jumlah itu bertambah lagi karena Satlantas Polresta Medan, polsek, dan koramil setempat akan ikut membantu mendukung kelancaran arus lalu lintas. Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengungkapkan tidak mau kegiatan ini nanti akan menyebabkan arus lalu lintas stagnan sehingga kenyamanan masyarakat berlalu lintas terganggu.

Karena itu, dirinya meminta Kadis Perhubungan Kota Medan Rendward Parapat merekayasa lalu lintas dengan baik. “Saya juga meminta Kadishub menurunkan personel yang siap mengurai apabila terjadi kemacetan pada saat pawai maupun pembukaan MTQ berlangsung,” katanya. Dia berharap pelaksanaan MTQ kali ini berjalan sukses, baik dari segi pelaksanaannya maupun prestasi yang dihasilkan. Sebab selama ini Kota Medan banyak menghasilkan qori-qori tingkat nasional maupun internasional. ● reza shahab

Berita Lainnya...