Edisi 07-02-2016
Perusahaan di KIM Buang Limbah ke Sungai


MEDAN – Persoalan limbah PT Kawasan Industri Medan (KIM) terus mendapat sorotan Komisi D DPRD Sumut. Kalangan dewan menengarai banyak perusahaan yang beroperasi di sekitar PT KIM terus membuang limbah di sungai. Anggota Komisi D DPRD Sumut, Leonard Samosir mengatakan, pencemaran lingkungan di kawasan PT KIM diduga terjadi akibat hanya sebagian kecil perusahaan yang menggunakan IPAL terpadu. ”Yang lainnya disinyalir langsung membuang limbah hasil usaha ke sungai.

Kita jangan mengabaikan kondisi lingkungan yang tercemar serta mengancam kesehatan warga,” katanya, Minggu (6/3). Seharusnya, kata dia, terkait persoalan tersebut, Badan Lingkungan Hidup (BLH) ikut bertanggung jawab. Komisi D DPRD Sumut, kata dia, menerima informasi hanya 30% perusahaan yang beroperasi di sekitar PT KIM membuang limbah ke IPAL terpadu.

Pihak perusahaan beralasan mengolah limbahnya sendiri sehingga tidak ada kontrol jelas terkait pengelolaan limbah ini. Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, N Djoeli menegaskan, PT KIM sepertinya tidak peduli dampak lingkungan. Terlalu banyak dewan menerima keluhan masyarakat, khususnya yang bertempat tinggal di kawasan KIM I tentang tercemarnya lingkungan mereka. Nezar juga menyayangkan sikap pimpinan PT KIM yang tak menggubris panggilan Komisi D untuk mendiskusikan persoalan itu. ”Panggilan pertama sudah kita layangkan tapi mereka terkesan tidak peduli. Tidak ada jawaban,” ujarnya. ●fakhrur rozi

Berita Lainnya...