Edisi 07-02-2016
Pemuda Harus Cegah Peredaran Paham Radikalisme


MEDAN - Sumatera Utara (Sumut) diharapkan terus menjadi daerah yang aman dari ancaman para pelaku terorisme.

Karena itu, para pemuda di Sumut harus terus mengawal dan mencegah beredarnya paham radikalisme di daerah ini. Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut Sugiat Santoso saat acara Silaturahmi dan Konsolidasi KNPI Sumut dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Sumut di Hotel Garuda Plaza Medan, Sabtu (6/2) mengatakan, Rabu (10/2) mendatang Sumut akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme terhadap Pemuda” yang akan digelar di Hotel Santika Dyandra Medan.

Momentum seminar nasional tersebut nantinya merupakan ajang untuk memperkuat pemahaman terhadap hal-hal yang berbau terorisme dan paham radikal khususnya bagi pemuda di Sumut. “Dengan seminar itu para pemuda diharapkan bisa lebih peka terhadap apa yang terjadi di sekitarnya,” kata Sugiat pada pertemuan yang dihadiri lebih dari 100 orang perwakilan berbagai OKP di Sumut tersebut dan juga dihadiri pihak Polda Sumut.

Dia memaparkan, seminar nasional tersebut direncanakan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saut Usman Nasution, mantan teroris, korban teroris, pemuka agama, dan perwakilan dari Kodam I/BB dan Polda Sumut. Kegiatan itu bakal dihadiri 1.000 peserta dan 825 orang, di antaranya mewakili KNPI Sumut dan kabupaten/kota, perwakilan 80 OKP dan Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) sebagai perwakilan Pemprov Sumut.

“Kami berharap kegiatan tersebut nantinya tidak menjadi ajang seremonial belaka, namun tokoh dan aktivis pemuda bisa memberikan masukannya saat acara tersebut berlangsung,” katanya. Di sisi lain, dia berharap kejadian bentrok yang melibatkan dua OKP di Kota Medan belum lama ini merupakan kejadian terakhir. Untuk itu, dia berharap ke depan pembinaan OKP lebih bersifat konkret dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya agar bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini.

“Saingan kita tidak lagi dari kita saja, tetapi pemuda dari ASEAN dalam rangka perebutan bidang ekonomi. Karena itu, paradigma pembinaan di OKP harus dengan peningkatan kualitas SDM,” tandasnya. Sementara itu, eks Ketua DPD KNPI Sumut Riza Fakhrumi Tahir dalam sambutannya berharap seminar nasional tersebut nantinya memperoleh terobosan untuk mencari aktor di balik aksi teror yang terjadi.

“Jangan lagi hanya mencari siapa user -nya, tetapi siapa aktor intelektual di balik aksi teror tersebut, karena selama ini itu yang tidak pernah didapatkan,” ucapnya.

Syukri amal

Berita Lainnya...