Edisi 07-02-2016
Difteri Renggut Empat Nyawa


CIREBON- Kabupaten Ci re - bon darurat difteri, pasalnya hingga kemarin setidaknya empat orang meninggal dunia akibat penyakit ini. Korban meninggal sempat mendapat perawatan di RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Selain em - pat korban jiwa, belasan penderita masih menjalani p e - ra wa tan intensif. Direktur Utama RSUD Gu - nung Jati, Heru Purwanto me - nye butkan, korban terakhir yang meninggal Sabtu (6/2) dini hari atas nama Bur ha - nudin, 15, warga Kabupaten Ma jalengka. Dia meninggal se - kitar pukul 03.10 WIB dan di - ketahui baru menjalani pe ra - watan di rumah sakit itu sejak Ju mat (14/2).

“Korban dirawat bersama ti ga kerabatnya yang juga po - sitif difteri. Jadi total korban te was akibat difteri empat orang,” kata Heru saat di hu bu - ngi, kemarin. Selain Baharudin, difteri se belumnya diketahui telah me renggut nyawa tiga warga lain nya asal Blok Puhun, Desa Sam pih, Kecamatan Su su kan - lebak, Kabupaten Ci rebon.

Bah kan selain ada korban yang me ninggal hingga kini masih ada pula 16 orang yang masih men jalani perawatan. Dia mengatakan, dari 16 pa - sien itu sepuluh orang di antaranya berasal dari Blok Pu - hun, Desa Sampih, Kecamatan Su sukanlebak, Kabupaten Ci - rebon.

Sementara tiga lainnya be rasal dari Desa Lu wung,Ke ca - matan Mundu, Ka bu paten Cirebon, serta tiga lain nya dari Kabupaten Ma ja leng ka. Dia menerangkan, difteri pertama kali diketahui di - derita empat orang yang masih sa tu keluarga di Blok Puhun, De sa Sampih, akhir Desember 2015. Dari empat orang itu, ti - ga di antaranya meninggal d u - nia pascaperawatan di RSUD Gu nung Jati. Difteri ke mu - dian menyebar ke sejumlah warga lain.

Erika lia

Berita Lainnya...