Edisi 07-02-2016
Libur Imlek, Wisatawan Serbu Tempat Wisata


BANDUNG BARAT – Memasuki li - bur panjang dan perayaan Imlek 2567, Kota Bandung masih menjadi sa lah satu destinasi bagi wisatawan nu santara dari Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia.

Hal itu tampak dari ke padatan arus lalu lintas di sejumlah pin tu masuk ke Kota Kembang, se - perti pintu Tol Pasteur, Kopo, Moh To ha, Buahbatu, dan Cileunyi, ke - marin. Hotel-hotel di Kota Bandung di pe - nuhi tamu. Tingkat keterisian hotel dan penginapan mencapai 80-90% di banding hari-hari biasa.

Jumlah ta - mu diprediksi bertambah karena li - bur akhir pekan ini berdekatan de - ngan perayaan Tahun Baru Imlek pa - da Senin (8/2). Pantauan KORAN SINDO ke - marin, sejumlah ruas jalan pun padat me rayap di jalan kota pun padat me - rayap yang didominasi kendaraan dar i luar kota.

Tampak antrean ken - daraan mengular di kawasan Dago (Ja lan Ir H Djuanda), Setiabudhi me - nu ju Lembang, dan Kopo Sayati yang me rupakan jalan utama menuju ka - wa san wisata Ciwidey. Di kawasan Lembang, mobil dan bus bernomor kendaraan luar kota ter pantau memadati kawasan ini. Kon disi serupa juga terjadi dari arah Ka bupaten Subang menuju Lembang dan Bandung.

Seorang warga, Egi Kus mana, 43, mengatakan, ke ma ce - tan dari arah Bandung menuju Lem - bang sangat parah. “Macet pisan, dari Pas teur sampai Lembang menempuh waktu empat jam, biasanya paling la - ma satu jam,” kata Egi di Lembang. Waktu perjalanan semakin lama karena petugas kepolisian mem ber - la ku kan sistem buka tutup jalan (one way) dari pertigaan Beatrix sampai Grand Hotel Lembang, “Jalan ditutup se lama 20-30 menit, mobil ga bisa ber gerak selama polisi mem ber la ku - kan sistem itu,” ujar dia.

Petugas kepolisian yang mengatur di simpang Jalan Grand Hotel terus me ngingatkan pengendara terkait pem berlakukan one way agar mereka lebih mempercepat lajut ken da raan - nya. “One way-one way. Ambil jalur ka - nan,” kata seorang petugas polisi me - lalui pengeras suara. Kanitlantas Polsek Lembang AKP Marw an mengatakan, kepadatan kendaraan mulai terasa dari pukul 11.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Ken - daraan yang berasal dari dalam dan luar kota tersebut, mengular dari arah Su bang menuju Lembang hingga ber - ujung di Hotel Putri Gunung, Jalan Raya Lembang. Sementara ken da - raan dari Bandung mengular hingga ber ujung di sekitar Farm House, Ja - lan Raya Lembang. Marwanmengatakan, ken- daraandariSubangsebagian besardariJakartayangmeman- faatkanaksesTolCipali.

“ Volume kendaraan mencapai sekitar 20.000.Jumlahnya seimbang, baik dari dalam kota maupun luar kota,” kata Marwan. Untuk mengatasi kemncetan,ujar Marwan, pihaknya menerjunkan 10 personil dari Polsek Lembang dan 10 per- sonel bantuan dari Polresta Cimahi. Sementara untuk mengurai padatnya arus kendaraan da- ri arah Subang menuju Lembang,pihaknya sempat melakukan rekayasa jalan satu arah se- banyak empat kali.

“ Rekayasa jalan dari arah Subang kami mulai dengan me- ngarahkan arus kendaraan ke Jalan Maribaya kemudian belok mengarah keJalan Sesko AU ke- mudian keluar dari Pasar Panorama Lembang menuju keJalan Grand Hotel dan pertigaan Beatrix.Dari Beatrix, kami pecah arus kendaraan yang mau ke Bandung atau Cisarua,” ungkap Kanitlantas.

Begitupun rekayasa jalan untuk gang dari arah Bandung, tutur Marwan, pihaknya telah menerapkan empat kali rekaya- sa berupa buka tutup ( one way) arus kendaraan. Rekayasa jalan dilakukan karena arus dari arah Bandung ataupun dari arah Cisarua cukup tinggi hingga terasa sampai kepusat kota Lembang. Arus kendaraan mulai terasa normal hingga pukul 17.00 WIB.

Okupansi Hotel 80-90%

Sejumlah hotel diKota Ban- dung sudah terlihat dipenuhi wisatawan. Dengan capaian pe- ningkatan rata- rata okupansi 80-90%.Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar Herman Muchtar mengatakan,dari kota ka- bupaten diJawa Barat, Kota Bandung termasuk salah satu yang diminati selain Puncak, Bogor dan Pangandaran. “ Ban- dung,Puncak atau mungkin Pangandaran masih cukup ting- gi untuk tujuan wisata,” ujar Herman.

Dia mengemukakan, kehadi- ran Tol Cikipo- Palimanan ( Cipa- li) juga menjadi daya tarik wisa- tawan untuk mengunjungi dae- rah lain diJawa Barat, khususnya wilayah timur, seperti Cirebon, Kuningan,dan Indramayu. Dari pengamatan PHRI Ja- bar,lonjakan pengunjung hotel pada libur akhir pekan ini takle- bih dari 80- 90%.

Hal itu karena libur Imlek saat ini jatuh pada Senin, sehingga masyarakat di- haruskan kembali bekerja nor- mal keesokan harinya. “Kalau soal peningkatan ten- tuada, namun gak terlalu sig- nifikan karena libur dari Sabtu- Minggu dan Senin baru Imlek. Jadi,malam Minggu dan malam Senin peningkatannya sama seperti libur akhir pekan biasanya,”tukas Herman.

Pantauan arus kendaraan di Kota Bandung hingga sore hari, jalur kendaraan disejumlah ti- tik wisata dan perbelanjaan ter- lihat mengalami peningkatan. Seperti diJalan Pasteur Kota Bandung, Tamblong, danka- wasan Astana Anyar. Sementara itu, diBandara Internasional Husein Sastrane- garatak terpantau persiapan khusus untuk mengantisipasi membludaknya penumpang.

Suasana perayaan Imlek hanya terlihat dalam pendekorasian terminal bandara denga norna- men-ornamen. Humas Bandara Internasio- nal Husein Sastranegara( BIHS) Bandung Mabruri mengatakan, tak menyediakan pesawat tam- bahan untuk mengantisi pasilo- njakan pemumpang. Pasalnya hingga saat ini pergerakan pe- numpang diBandara HIS masih berlangsung normal. “ Sejauh ini belum ada lon- jakan penumpang, tapi enggak tau hariini. Ka lo penambahan pesawat tidak ada, biasanya sih dipesan jauh- jauh hari,” kata Mabruri.

Vihara Sambut Jemaat

Menjelang perayaan Imlek atau Tahun Baru China 2567, sejumlah vihara diKota Ban- dung melakukan persiapan. Bahkan perayaan tahun baru itu juga terpantau mendongkrak tingkat okupansi hotel dikota berjulu Parijsvan Javaini. Pantauan KORAN SINDO di salah satu vihara diKota Ban- dung,Vihara Darma Ramsi, Ke- lurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, ragam persiapan menyambut imlek sudah dilakukan sekitar satu bulan lalu, seperti pengeca- tan halaman depan, pengeca- tan vihara, dan pencucianpa- tung-patung dewa.

Pengurus Vihara Darma Ramsi, Subuan mengatakan, persiapan pembuatan lilin su- dah dilakukan sejak lima bulan lalu. Untuk perayaan Imlek, vi- hara menyiapkan sebanyak 500 lilin dala mempat ukuran. Subuan memerkirakanjum- lah pengunjung yang datang mencapai 500 hingga1.000 orang.“ Puncak acara diperki- rakan pukul 23.00 WIB besok (Senin8/ 2).

Kami harap bapak Wali Kota ( Ridwan Kamil) bisa turut hadir dalam penyalaan lilin pertama,” kata Subuan kepada wartawan kemarin. Sementara itu, Polda Jabar menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan secara khusus libur panjang dan pera- yaan Imlek di82 vihara tersebar dikota/ kabupaten diJabar.

“ Pelibatan personel dalam pengamanan hari libur dan Tahun Baru Imlek 2016, Polda Jabar mengerahkan 15.309 personel, ”kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, ke- marin.

Nur azis/ heru muthahari

Berita Lainnya...