Edisi 07-02-2016
Waspada, Puncak DBD Diprediksi Februari


TASIKMALAYA - Puncak musim penghujan pada bulan Februari 2016 diprediksi juga sebagai puncak penyebaran pe - nya kit DBD di Kota Ta sik - malaya. Pasalnya, hingga saat ini sejak Januari tercatat ada se banyak 96 kasus DBD dimana satu orang di antaranya me ning gal dunia.

Menurut Kabid Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Ling - kungan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Didin Fitriyadi, 10 ke camatan dengan 69 kelurahan yang ada termasuk kategori endemis penyebaran pe - nya kit DBD. Dengan jumlah seba nyak itu dan terjadinya kasus yang meninggal dunia, maka status waspada dinyatakan pi hak Dinas Kesehatan dan meng himbau kepada seluruh la pis an masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungannya ja ngan sampai kecolongan.

“Statusnya belum siaga, namun saya harapkan seluruh ma syarakat agar benar-benar mem perhatikan kebersihan lingkungan,” ucapnya. Didin menjelaskan jika DBD ini tidak hanya menjangkiti ka - was an padat penduduk saja, namun wilayah lainnya pun di Kota Tasikmalaya apabila ling - kung annya tidak bersih maka sa ngat rawan terjangkit.

Dari jum lah yang tercatat saat ini, itu merupakan yang positif dan saat ini dirawat di RSUD dan Pus kes mas. Sedangkan yang sus pect DBD jumlah pasiennya bisa lebih dari dua kali lipat, ka - re na untuk meyakinkannya ha - rus melalui uji lab. Namun, pasien dengan gejala panas tinggi, sakit kepala, dan sakit di ulu hati, serta timbul bintik merah pada kulit maka patut diwaspadai dan segera me la kukan pemeriksaan ke fa si - litas kesehatan terdekat.

Se - dang kan untuk mengetahuinya positif DBD atau tidak maka ha - rus melalui tes laboratorium untuk mengetahui kadar trombositnya dalam darah. “Jika teridentifikasi segera kan bisa langsung diberikan tindakan kepada pasien tersebut,” tuturnya.

Nanang kuswara

Berita Lainnya...