Edisi 07-02-2016
Kejati Isyaratkan Tambah Satu Calon Tersangka


YOGYAKARTA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY masih akan melakukan gelar perkara se be lum menetapkan tersangka pa da ka - sus dugaan korupsi proyek pem - ba ngunan Pusat Seni dan Ke ra jin - an Kota Yogyakarta (PSKY/XT Square) tahun 2008-2010.

Satu nama masuk radar tim penyidik sebagai calon tersangka. “Baru satu orang calon tersangka, tapi penyidik masih akan ekspose (gelar perkara) du lu bersama pimpinan. Ke - mung kinan tengah bulan ini,” kata Asisten Pidana Khusus Ke - jati DIY, Azwar, kemarin. Tim penyidik telah menyelesaikan pemeriksaan untuk me - lengkapi berkas perkara.

Di an - taranya, memeriksa auditor da ri Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DIY untuk memperkuat sangkaan unsur kerugian ne ga ra. Sebelumnya penyidik juga menyempurnakan berkas per ka - ra dengan memeriksa ahli da ri Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Hasil pe me riksaan ahli fisik dan ba ngun an itu akan dipakai untuk mem perkuat sang - kaan adanya kekurangan vo lu me pekerjaan proyek XT Square.

Pada tahun 2010, ahli fisik bangunan dari UGM menemukan adanya kekurangan vo - lu me pekerjaan. Pemeriksaan ahli bertujuan untuk klarifikasi ulang atas temuan tersebut. Pemeriksaan terhadap au di - tor BPK juga bentuk klarifi ka si ulang karena pada 2011 BPK juga menemukan adanya in di - kasi kelebihan bayar kepada dua perusahaan kontraktor se besar Rp2,436 miliar.

Rinci annya, pada 2008 kerugian ne ga ranya Rp235,82 juta, pada 2009 sebesar Rp1,4 miliar, dan 2010 rugi Rp790,59 juta. “Tim penyidik juga telah meng hitung sendiri indikasi ke rugian negaranya, sekitar Rp1 miliar lebih,” jelas Azwar. Sejauh ini Kejati telah me - me riksa sedikitnya 20 orang saksi dari sejumlah pejabat dan PNS Pemerintah Kota Yog ya - karta serta dari pihak konsultan.

Ristu hanafi

Berita Lainnya...