Edisi 07-02-2016
Kanit Resmob Tewas Tembak Kepala Sendiri


BANDARLAMPUNG –Ke pa - la Unit Reserse Mobil (Kanit Re smob) Kepolisian Resor Ko - ta (Polresta) Bandarlampung Insp ektur Satu (Iptu) Pol M Syah rir Perdana, 23, tewas di - duga bunuh diri dengan me - nembak kepalanya sendiri.

Kepala Bidang (Kabid) H u mas Polda Lampung Ajun Ko mi saris Besar Polisi (AKBP) Sulistyaningsih mengatakan, Iptu M Syah rir Perdanadite mu kantewasdiasra - ma dinas Polresta Bandar Lam - pung, Jalan Sutoyo S2 Nomor 7, Ke lurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat.

Berdasarkan hasil visum, di - perkirakan sudah terjadi sela ma 13 jam sebelum diketahui. Iptu Syahrir ditemukan tewas sekitar pukul15.00WIBke marin. “Kapolda dan wakapolda su dah melihat langsung kon di - sinya, ke matian dipastikan akibat peluru yang ditembakkan sendiri ke arah kepala se be - lah kanan, hingga tembus ke belakang,” ujar AKBP Sulis tya - ningsih.

AKBP Sulistyaningsih me - lanjutkan, dugaan atau pen ye - bab tindakan nekat Iptu Syah - rir menembak kepalanya sen - di ri, karena adanya penyakit yang dideritanya namun tidak kunjung sembuh. Menurut rencana, jenazah rencananya akan dibawa dan dimakamkan di Pangkalan Brandan, Lang - kat, Sumatra Utara. Terungkapnya kematian Iptu M Syahrir Perdana berawal dari kecur igaan pacarnya yang menelepon tapi tidak diangkat sejak hari Jumat (5/2).

Sang pacar lalu mengontak rekanrekan Syahrir. Kemudian rumah kor ban didatangi oleh tiga anggota Reskrim Polresta Bandarlam pung yakni Brigpol Giantama, Aiptu Ian, dan Bri g - pol Jimi un tuk mengecek ke be - radaan kor ban. Setelah mengetuk pintu berkali-kali, korban tidak mem buka pintu, lalu ketiga ang gota Reskrim tersebut me - li hat korban dari jendela kaca sedang dalam posisi tidur.

Me - lihat hal tersebut, akhirnya diputuskan untuk mendobrak pintu dan ternyata korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur menyamping dan bagian kepala berdarah, dide - katnya terdapat senjata api jenis Glock-19 No: 691637 WMN 081, warna hitam. Menurut keterangan awal dr Hansen dan dr Hendro, ang - gota Doktes Polresta Ban dar - lampung, terdapat luka tem - bak di bagian pelipis kepala samping kanan dan diduga kor - ban sudah meninggal selama 13 jam.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Brigjen Agus Rianto membenarkan adanya peristiwa itu. kejadian tersebut korban ditemukan di Aspol Polresta Bandar lam - pung, kata Agus. “Korban meninggal karena luka tembak di sebelah kanan kepalanya tembus sampai belakang,” sambungnya. Saat ditemukan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dila - kukan autopsi dan dise ma yam - kan. “Motifnya masih dalam pe - nyelidikanpetugas,” pung kas nya.

Ant/okezone.com

Berita Lainnya...