Edisi 07-02-2016
Rampok Motor untuk Biaya Persalinan Istri


PALEMBANG- Mahalnya biaya persalinan saat ini, membuat Adi S, 24, warga Jalan Majapahit 6, Kelurahan Tuan Kentang, Ke - ca matan Kertapati, Palembang, gelap mata. Untuk memenuhi biaya persalinan anak kedua - nya, Adi nekat merampok se - peda motor.

Sebelum menjalankan ak si - nya, Adi bertemu dengan teman lamanya Johan Pratama, 20, warga Jalan Sematang Borang, RT 06/10, Kelurahan Sako, Kec - amatan Sako, untuk menyusun rencana. Setelah bertemu, ke - duanya sepakat merampok se - pe da motor milik Erwan yang merupakan teman dari ter - sangka Johan sewaktu bekerja di salah satu minimatket di ka - wa san Simpang Bombat, Keca - matan Sako. Aksi kedua tersangka dila - ku kan pada awal Januari lalu.

Sebelum melancarkan ak si nya, kedua tersangka men da tangi tempat bekerja korban dengan berpura-pura minta di antar - kan. “Minimarket tempat kerja teman saya itu buka 24 jam. Sekitar pukul 04.00 WIB kami mendatanginya dengan ber - pura-pura minta tolong,” kata Johan saat diperiksa pe nyi dik, kemarin.

Korban yang merasa mengenal baik ter sangka, langsung menerima per min - taan tolong tersebut. Dengan berboncengan tiga, kedua tersangka dan korban lalu berkendara. Setibanya di atas Jembatan Musi II, Johan lalu menodongkan pisau dan menyuruh korban turun dari sepeda motornya. Korban yang takut dengan ancaman tersang - ka terpaksa menurutinya. Me - ra sa aksinya sukses, keduanya pun meninggalkan korban di atas Jembatan Musi II tersebut.

“Kami bawa ke daerah Ka yu - agung. Teman Adi yang men - jualnya seharga Rp4 juta. Uang itu kami bagi dua. Kalau yang merencanakan aksi itu Adi, saya hanya menunjukkan korban - nya saja,” ujarnya. Sementara tersangka Adi me ngaku, baru sekali meram - pok sepeda motor. Aksi itu te r - paksa dia lakukan setelah di ri - nya berhenti dari salah satu pabrik kayu tempatnya bekerja.

“Baru sekali ini beraksi, ka - rena tidak ada uang untuk biaya lahiran anak kedua saya. Yang jual motor itu Dodi, teman saya yang ada di Kayuagung. Sudah tidak bekerja lagi, sementara kebutuhan keluarga banyak,” akunya. Kasat Reskrim Polresta Pa - lembang, Kompol Maruly Par - de de mengatakan, penang ka - pan tersangka berdasarkan la - poran korban yang diterima pihaknya.

“Dari situlah kita la ku kan penyelidikan. Kita tang kap keduanya dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dengan nomor polisi BG 6208 RC milik korban. Ter sangka akan dijerat dengan Pa sal 365 KUHP tentang Pencu ri an de - ngan kekerasan dengan anc a - man hukuman 7 tahun pen - jara,” tegas Kasat.

Adi haryanto

Berita Lainnya...