Edisi 11-02-2016
Tersangka Tidak Akan Menjalani Tes Alkohol


JAKARTA – Lima saksi yang terlibat dalam kecelakaan maut Toyota Fortuner di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat sudah diperiksa polisi. Tersangka Ricky Agung Prasetyo, 28, tidak akan menjalani tes alkohol.

Kanit Laka Lantas Satlantaswil Jakarta Barat AKP Rahmat Dahlizar mengatakan, usai kecelakaan pada Senin (8/2), pihaknya langsung memeriksa sejumlah saksi. Lima saksi yang diperiksa yakni empat penumpang Fortuner dan satu orang warga yang melihat langsung kejadian itu. ”Hari ini (kemarin) kami hanya memintai keterangan satu saksi. Total sudah ada lima saksi,” kata Rahmat kemarin.

Senin (8/2), Toyota Fortuner yang dikemudikan Ricky mengalami kecelakaan hingga menewaskan empat orang. Kecelakaan maut itu diduga akibat Ricky yang mengantuk dan hilang konsentrasi seusai pesta minuman keras di tempat hiburan Kalijodo. Toyota Fortuner bernopol B 201 RFD menabrak suami-istri yang mengendarai Yamaha Mio, kemudian Fortuner terbalik.

Penumpang Fortuner yang tewas yakni Evi Riyanti, 25, dan Tatang Sutrisna, 29. Adapun pengendara sepeda motor, Zulkapi Rahman, 28, dan Nuraini, 24, warga Cipondoh, Kota Tangerang. Polisi yakin keterangan saksi sudah cukup untuk menjerat tersangka dengan Pasal 283 dan 310 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Terkait kandungan alkohol di tubuh tersangka, Rahmat mengaku kesulitan melakukan pembuktian. Keterbatasan alat di rumah sakit menjadi kendala untuk pembuktian ada dan tidak kadar alkohol di tubuh tersangka. ”Pegangan kami hanya pengakuan tersangka. Bukti tes narkoba yang dicantumkan hanya hasil uji lab narkoba dari laboratorium RSUD Cengkareng,” sebutnya.

Wakil Direktur Utama RSUD Cengkareng Dwi Yani Mahastuti mengatakan, pihaknya memang belum memiliki alat uji kadar alkohol. Dwi menjelaskan, kadar alkohol di tubuh seseorang lebih cepat hilang dibandingkan narkoba.

Alkohol dapat menguap melalui keringat maupun urine seseorang. Jika ada kasus yang berhubungan dengan konsumsi alkohol, seharusnya tes dilakukan minimal 1 x 24 jam.

yan yusuf

Berita Lainnya...