Edisi 11-02-2016
Dari TV Curved hingga Robot Pembersih


JAKARTA – PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) memiliki sejumlah rencana untuk produk consumer electronics (CE) selama 2016.

Tidak hanya di segmen ponsel pintar atau smartphone, melainkan juga pada berbagai peralatan rumah tangga yang semakin tersentuh dengan teknologi. Mulai dari kulkas, mesin cuci, pendingin udara (AC), bahkan hingga robot pembersih lantai.

Corporate Marketing Director PT SEIN Jo Semidang mengatakan, teknologi pada berbagai perangkat rumah tangga saat ini dirancang agar semakin mudah digunakan serta makin banyak fungsinya jika dibandingkan dengan produk yang sudah ada. “Dengan mesin cuci terbaru kami, misalnya, seorang suami dapat mencuci hanya dengan beberapa langkah mudah,” ungkap Jo saat berkunjung ke redaksi KORANSINDO, Jakarta, kemarin.

Ke depannya dia berharap, produk-produk di rumah tangga akan semakin mudah dipakai oleh pemiliknya hingga benarbenar mampu menggantikan fungsi asisten rumah tangga. “Ini penting sekali mengingat banyak keluarga di Indonesia yang kesulitan mencari asisten rumah tangga. Kalaupun sudah dapat, hanya bertahan setahun karena setelah Lebaran biasanya mereka tidak kembali sehingga harus mencari lagi,” ujar Jo.

Salah satu perangkat menarik yang akan dibawa Samsung ke Indonesia adalah Powerbot Turbo. Perangkat yang diperkenalkan di Consumer Electronics Show (CES) 2016 tersebut merupakan robot yangdapatmembersihkanlantai. Dibanderol sekitar USD1.200 (kurang lebih Rp16,2 juta), robot tersebut dapat beroperasi secara mandiri. Pengguna bisa menyetel kapan robot tersebut aktif dan secara otomatis kembali ke tempat pengisian daya jika baterainya akan habis.

Perangkat seperti itu sangat populer di negara maju seperti Amerika dan Jepang. Di Indonesia, kebutuhannya mulai tumbuh.“Terutamabagi mereka yang tinggal di apartemen,” paparnya. Tentu saja televisi tetap menjadi andalan Samsung. Tahun ini Jo memprediksi televisi curved atau berlayar lengkung akan menjadi tren baru. “Curved TV akan mulai mendominasi tren televisi secara global, termasuk di Indonesia, seiring harganya yang semakin terjangkau,” katanya.

“Pada 2014 Samsung menjadi pemain tunggal, pada 2015- 2016 vendor TV curved terus bermunculan,” imbuhnya. Dengan semakin banyaknya vendor yang masuk, harga panel lengkung pun semakin turun dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas. “Layar TV curved punya keunggulan memberikan sensasi 3D (tiga dimensi). Karena itu kami targetkan ke penggemar film, penonton sepak bola hingga penyuka game ,” ungkap Jo.

TV berlayar lengkung tidak hanya menarik untuk ditonton, tapidesainnya juga sangat cantik dan memiliki nilai estetika saat dipajang di sebuah ruangan. “TV tersebut jelas akan mencuri perhatian,” paparnya.

danang arradian

Berita Lainnya...