Edisi 23-02-2016
Cetak Online Hingga Marketplace


Sering kali aktivitas yang cukup padat membuat kita tidak sempat mampir ke percetakan. Nah Printerous pun mencoba menghadirkan solusi printing online di era yang juga serba daring ini.

Tapi, tidak sekadar jasa printing online. Printerous punya visi lebih besar. Yakni, menjadi wadah di mana karya seniman lokal dapat dipesan oleh mereka yang tertarik dan sekaligus mencetaknya di Printerous. “Ide awalnya berasal dari pengalaman pribadi sendiri di mana ribet sekali untuk mencetak foto atau apa pun kebutuhan usaha saya. Pertama, saya harus punya desainnya. Lalu, pergi ke percetakan yang artinya menembus kemacetan di jalan.

Belum lagi antre untuk pemesanan dan menunggu proses produksinya sebelum selesai,” tutur pendiri Kevin Osmond. Akhirnya Kevin pun mulai menginisiasi sebuah jasa cetak mencetak online di mana pengguna cukup memilih jenis kebutuhan cetak mencetaknya, unggah foto atau gambar atau desain yang ingin dicetak, buat ordernya, maka hasilnya pun akan diantar ke tempat pemesan.

Menariknya lagi apabila Anda tidak puas dengan hasil cetak atau desainnya, maka Printerous memberikan garansi selama 7 hari agar pesanan Anda dikembalikan atau dicetak ulang. Diluncurkan pada Oktober 2012 dengan tim terdiri dari 4 orang saja, Printerous masih menghadirkan layanan cetak foto dari Instagram saja dan hanya dalam bentuk photobook, kanvas, dan magnet. Pada 2015 Printerous melebarkan sayapnya.

Tidak melulu menghadirkan jasa cetak mencetak online dalam berbagai media, namun bekerja sama dengan para seniman lokal. Caranya, para seniman lokal dapat mengunggah hasil karyanya ke dalam Printerous dan nanti semua order serta pencetakannya akan dilakukan oleh Printerous. “Nah idenya itu dari pengamatan saya di mana banyak seniman lokal, misalnya ilustrator, desainer, dan fotografer yang berbakat tapi sayangnya tidak memiliki kesempatan untuk menjual produk yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

”Jadi ekonomi kreatif kita dijajah oleh desain dari luar negeri,” tandas Kevin. Pada 2015 pula Printerous mendapat pendanaan dari sebuah investor lokal sehingga kini perusahaan tersebut terdiri dari 40 orang dengan dua lokasi kantor. Di Jakarta dan Yogjakarta. Saat ini juga sudah ada lebih dari 300 seniman lokal asli Indonesia dengan 2.000 lebih karya seni dalam 75.000 lebih produk yang ada di Printerous. Kevin menyebut saat ini terdapat 3 jenis usaha di Printerous, yakni Printerous Moments, Business, dan Shop.

Printerous Moment adalah solusi cetak foto personal secara online melalui komputer, tablet ataupun mobile. Sumber foto bisa upload sendiri, Facebook sampai Instagram. Produk-produknya pun mulai Photobook, Photo Canvas, Photo Frame, Photo Prints, Photo Magnets, Gaget Case, Pillow hingga Tote Bags. Berbeda dengan Printerous Business, layanan ini adalah solusi cetak untuk usaha (B2B).

“Tidak perlu lagi macet, repot ke daerah Bendungan Hillir, sekarang bisa cetak Kartu Nama, Brosur, Flyer, Poster, Amplop & Kop Surat lewat internet,” ucap Kevin. Nah Printerous Shop sendiri marketplace untuk karya seni lokal yang jenis karyanya pun bermacam-macam . Kevin menyebutkan bahwa sistem monetisasinya tidak jauh berbeda dengan bisnis percetakan saat ini, namun perlu diketahui bahwa pembayarannya sudah bisa menggunakan credit card bahkan Paypal.

Cahyandaru kuncorojati