Edisi 19-03-2016
Rio Siap Bersaing


MELBOURNE – Seluruh mata pencinta Formula One (F1) di Tanah Air akan tertuju pada Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, besok. Di sana pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, bakal membuktikan kemampuannya di ajang jet darat.

Pertarungan Rio sebagai pembalap F1 pertama Indonesia dapat disaksikan secara langsung di GlobalTV dan iNews , besok, mulai pukul 11.30 WIB. Sementara sesi kualifikasi ditayangkan nanti malam mulai pukul 00.30 WIB. Kemarin pada sesi latihan bebas Grand Prix (GP) Australia, Rio membuktikan dia mampu bersaing dalam membukukan catatan waktu.

Tentu saja ini hal yang sangat positif mengingat ada peraturan bernama Regulasi 107%. Pada sesi latihan bebas, driver Manor tersebut menempatkan dirinya di posisi 14 dengan waktu 1 menit 44,304 detik atau tertinggal 5,463 detik dari pembalap tercepat dari tim Mercedes, Lewis Hamilton. Ini akan menjadi modal berharga saat menjalani kualifikasi hari ini.

Berdasarkan Regulasi 107%, para pembalap tidak boleh melampaui 107% waktu peraih pole position pada tes kualifikasi agar bisa turut berlomba. Jika gagal, driver tersebut tidak diizinkan berlomba. Namun dalam kondisi tertentu, steward bisa mengizinkan pembalap tersebut untuk ikut lomba.

Peraturan ini diciptakan untuk mengeliminasi pembalap yang dianggap tidak cukup cepat, sehingga F1 pun semakin menjadi lomba yang amat kompetitif karena ada standar kecepatan yang jelas. Contohnya, jika pemilik pole position mencatat waktu 100 detik, driver lain tidak boleh mencatatkan waktu lebih dari 107 detik untuk bisa ikut dalam lomba. Jika melewati 107 detik maka dia akan dilarang berpartisipasi.

Tak heran Rio mengaku bangga dengan hasil latihan itu, sebab Melbourne diguyur hujan lebat saat latihan bebas berlangsung. Pembalap berusia 23 tahun ini senang karena ini menjadi yang pertama kali dirinya merasakan lintasan basah di ajang jet darat terbaik di dunia tersebut.

”Saya tidak pernah mengendarai mobil Formula 1 di atas lintasan basah. Meskipun hari ini membuat saya frustrasi, ini hasil positif untuk memberikan saya pengalaman,” kata Rio kemarin. Driver kelahiranSolo, JawaTengah (Jateng) tersebut berharap pada sesi kualifikasi, hari ini, dirinya bisa mengendarai MRT 05 diatas permukaan kering.

Sementara itu, Racing Director Manor Racing Dave Ryan menjelaskan hujan yang turun di Melbourne pada sesi latihan bebassudahdiprediksitimsebelumnya. Kondisi tersebut merupakan tantangan tersendiri tak hanya sulit untuk Rio dan driver Manor lainnya, Pascal Wehrlein, tapi juga 20 pembalap lain yang sudah berpengalaman mengendarai mobil F1.

”Namun demikian, Wehrlein dan Rio melakukan persis apa yang diperlukan. Mereka melahap lap sebanyak mungkin. Mereka memetik banyak pelajaran,” paparnya. Rio mengucapkan terima kasih kepada stasiun televisi yang menyiarkan F1 musim ini. ”@Globaltvseru @SahabatRio @RHaryantoracing terima kasih untuk global tv #Indonesia- DiF1 #rioharyantof1,” tulis Rio dalam akun Twitter-nya.

Planning and Scheduling Manager GlobalTV Maritha Nuvie mengungkapkan F1 kali ini sangatlah berbeda karena ada pembalap Indonesia yang berpartisipasi. ”F1 merupakan lomba tertinggi di dunia automotif, tayangan ini selalu ditunggu oleh pemirsa pencinta sport di Tanah Air. Kehadiran Rio Haryanto dalam kejuaraan musim ini akan menjadi daya tarik tersendiri untuk bangsa Indonesia, sehingga diharapkan penayangan ini akan menjadi suguhan positif untuk masyarakat kita,” ujarnya.

Perubahan Peraturan

Pada musimini, sejumlahperubahan peraturan dikenalkan oleh Federasi Automotif Dunia (FIA) yang membawahi F1, salah satunya dalam pengembangan mesin. Dalam upaya untuk memungkinkanpemasokmesin, seperti Honda dan Renault, untuk bisa mengejar pemain top di ajang ini yakni Mercedes-Benz dan Ferrari.

Kedua mesin merek ini diharapkan melebihi 1000hp (736kW+) ataulebihcepat400hp dibandingkan 600hp (440kW +) pada 2014. Dengan adanya perubahan tersebut dipastikan F1 musim ini bakal lebih bising. Lalu ada pula perubahan peraturan ban. Tahun ini ban F1 dipasok Pirelli. Tidak hanya merevisi konstruksi dasar ban, tetapi juga memperkenalkan lima ban untuk cuaca kering, yakni ungu (ultralunak), oranye (keras), putih (medium), kuning (lunak), dan merah (superlunak).

Ponpes Keluarga Rio Nobar

Dari Boyolali, Jateng, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam di Dukuh Sorowaden, Desa/Kecamatan Banyudono pun bersiap menyaksikan debut Rio di ajang FI besok. Ponpes yang dirintis keluarga besar Rio bakal menggelar acara nonton bareng (nobar) balapan melalui siaran GlobalTV dan iNews .

Dukungan doa juga selalu dipanjatkan agar Rio diberi keselamatan dan kesuksesan. Pelaksana Harian Yayasan Ponpes Terpadu Al Hikam Mohammad Kholid Ismail mengatakan, acara nobar digelar sederhana di aula ponpes. Nantinya hanya disiapkan pesawat televisi dan tidak memakai layar lebar. ”Kebetulan juga pas hari Minggu dan siang hari, jadi tidak mengganggu kegiatan para siswa dan santri,” ungkap Kholid Ismail kemarin.

Bagi para santri, sosok Rio sungguh inspiratif. Terakhir, Rio datang ke ponpes pada Desember 2015 lalu mendapat sambutan yang luar biasa. Selama beberapa hari, dia terlibat dalam aktivitas bersama santri seperti salat Magrib dan Isya berjamaah. Selain itu, juga bermain voli serta melihat kolam lele di lingkungan pondok. ”Meski tidak semua anak bisa seperti Rio Haryanto, sikap konsistenpatutmenjadicontoh bagi para siswa,” tutur Kholid.

raikhul amar

Berita Lainnya...