Edisi 19-03-2016
Sheila Timothy Ingin Film Indonesia Berkualitas


SHEILATimothy, produser film yang juga pemilik rumah produksi LifeLike Pictures ini begitu bangga terlibat sebagai juri di ajang Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards )2016 .

Perannya sebagai tim penilai ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tujuannya, produser yang akrab disapa Lala ini ingin kualitas perfilman Indonesia semakin berkembang. Bagi kakak kandung aktris Marsha Timothy ini, menjadi juri merupakan pengalaman pertamanya.

Namun, dia sudah banyak makan asam garam sebagai produser. Ilmu dan pengetahuannya di belakang layar ini yang akan memberikan dimensi berbeda terhadap ajang IMA Awards yang kini penilaiannya fokus pada totalitas peran dalam produksi film. Soal kemajuan film Indonesia, Lala juga siap menggarap film berbobot. Seperti apa? Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana keterlibatan Anda dalam proses penjurian IMA Awards 2016 ini?

Saya bangga bisa terlibat sebagai juri. Sebagai produser film, saya melihat industri film Indonesia ini sudah sangat berkembang dari segi kuantitas dan kualitas. Setiap tahunnya meningkat. Adanya IMA Awards ini membuat kita bisa mengangkat kemampuan, baik kualitas film maupun kemampuan aktor dan aktrisnya lebih baik lagi. Aktor ini ada di depan layar, dekat dengan audiens.

Tapi di film, kita harus paham bahwa ada team work yang mendukung demi lahirnya produk film berkualitas. Buat saya pribadi, IMA Awards ini merupakan bentuk penghargaan untuk pemeran, baik aktor maupun aktris, namun peran team work dalam produksi film itu menjadi puncaknya dan salah satu kategori yang ada, menurut saya, bisa mendorong kita ke standar yang lebih baik lagi tentunya.

Tantangan yang Anda hadapi menjadi juri ?

Lebih pada film-film yang dinominasikan, semua aktor bagus sehingga tidak mudah memilih aktor dan aktris yang baik. Dan di situ bagaimana para juri menjelaskan pilihan masing-masing, ketika pilihan itu sudah diberikan, itu hasil diskusi yang benar-benar matang. Dalam proses pemilihan, kami diberikan kebebasan untuk berdiskusi untuk membahas siapa yang patut diberikan penghargaan, proses benarbenar transparan, dan tidak ada pengaruh apa pun.

Prosesnya betulbetul kita bisa menikmati dan saya tergolong tipikal orang yang enggak bisa dipaksa atau dipengaruhi pihak mana pun dalam menentukan sebuah film layak atau tidak mendapatkan piala penghargaan. Saya ingin terlibat di sini karena gak ada paksaan ikut karena awards bisa memberikan sumbangan bagi kemajuan industri film Tanah Air.

Harapan Anda terlibat di IMA Awards ?

Semoga dengan adanya keterlibatan saya sebagai dewan juri , saya dan teman lain dapat menghasilkan keputusan yang adil dan baik agar siapa pun pemenangnya bisa memberikan motivasi bagi seluruh pekerja film. Selain itu bisa meningkatkan kualitasnya dalam karya yang dilahirkan,khususnya pada setiap bidang masing-masing yang digeluti.

Bagaimana cara Anda memajukan perfilman Indonesia ?

Saya sedang menggarap film laga tentang pendekar, mudah-mudahan berkualitas, tetapi untuk informasi lainnya masih dirahasiakan, biar penasaran

Kabarnya tengah menggarap film Wiro Sableng ?

Jujur, kalau ditanya produksi Wiro Sableng, saya belum bisa ngomong , masih rahasia. Tapi yang pasti, kami sedang proses penggarapan. Semoga bisa berjalan dengan baik. Nanti kalau sudah waktunya, kami akan sampaikan ke rekan media semua, biar surprise dan membuat penonton penasaran melihat filmnya.

Thomasmanggalla