Edisi 03-04-2016
#PREview bikin Jakarta Barat Pecah


Komunitas Stand Up Jakarta Barat dengan bangga mempersembahkan sebuah minishow spesial bertajuk #PREview. #PREview merupakan singkatan nama dari jagoan-jagoan stand up comedy Jakarta Barat, yaitu Pandu, Rere dan Erwin.

#PREview merupakan event keenam yang pernah dibuat stand up comedy Jakarta Barat. Dibuat atas dasar keinginan Pandu, Rere, dan Erwin untuk punya panggung sendiri dan mendeklarasikan bahwa mereka adalah seorang komika. Karena menurut mereka, komik itu tempatnya di panggung. #PREview berlangsung pada 21 Februari 2016 di HeyDay Cafe.

Untuk menyaksikan acara ini tersedia dua tipe tiket, yaitu Dukung Temen sebesar Rp50.000 dan Ngaku Temen Rp30.000. “Agak tricky sih, tapi Alhamdulillah sold out “ ujar Rere. Target penonton sebenarnya memang teman lama, seperti teman SD, SMP, dan SMA. Walhasil, lebih dari 70 pasang mata menyaksikan acara ini.

#PREview dibuka oleh Fajar dari stand up comedy Bekasi dan Ripay dari stand up comedy Ciledug. Fajar yang masih duduk di bangku SMA ini kental dengan act out -nya yang lucu. Dua tahun Fajar bergabung di komunitas stand up Bekasi. Materi yang dibawakan Fajar seputar anak gaul Bekasi dan tentang ibunya. Sementara Ripay yang merupakan lulusan STM, punya ciri khas dalam pemilihan diksi yang tidak normal, tapi mengundang tawa.

Materi andalannya soal STM. Ripay juga dikenal sebagai macan lomba karena beberapa kali mendapat juara pada lomba stand up comedy. Headliner pertama yang tampil di #PREview adalah Pandu. Komika yang pernah ikut kompetisi stand up comedy di salah satu stasiun televisi swasta dan sudah tiga tahun bergabung di komunitas stand up comedy Jakarta Barat.

Materi yang dibawakan, antara lain tentang kehidupan di sekitaran rumahnya yang dekat dengan bantaran kali dan pergaulan remaja di daerah Tanggul, Jakarta Barat. Line up berikutnya adalah Erwin. Erwin merupakan founder dari komunitas stand up comedy Jakarta Barat, yang kini berumur empat tahun. Karena komika ini berwajah oriental, materi yang dibawakan tak jauh seputar etnisnya.

Selain itu, Erwin juga mengangkat kebiasaan-kebiasaan cowok. #PREview ditutup dengan manis oleh penampilan Rere. Materi yang diangkat adalah tentang pengalamannya saat masih duduk di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Rere juga bicara soal modus cowok dan daerah Tambora yang sering terjadi kebakaran, tentu dilihat dari sudut pandang komedi.

Kematangan materi dan keahlian delivery sangat terlihat karena Rere sudah tiga tahun bergabung dan belajar di komunitas stand up comedy Jakarta Barat. Setelah tampil dan punya panggung sendiri lewat minishow #PREview , masih banyak target lain yang ingin dicapai oleh Pandu, Rere, dan Erwin.

Di antaranya manggung di luar Jakarta, lalu ingin tampil selama satu jam di panggung, yang baru terealisasi selama 40 menit. Stamina yang kuat, materi yang bagus, serta penyampaian yang menarik murni dibutuhkan untuk dapat membuat sebuah pertunjukan stand up comedy berhasil mengukir tawa. Semoga #PREview bisa menjadi inspirasi bagi komika-komika lainnya.

muhammad sigit prabowo