Edisi 17-04-2016
NGO Lokal yang Mendunia


Makna sebuah pekerjaan tidak sekadar demi memperoleh gaji atau pendapatan. Lebih dari itu, kita harus menemukan makna ataupun arti dari setiap pekerjaan yang kita lakukan karena selalu saja ada sisi spiritualnya.

Sisi spiritual itulah yang membuat manusia takut berbuat tidak baik dan selalu ingin bisa menebarkan banyak manfaat kepada sekitar. Itulah yang menjadi dasar filosofi bagi Veronica Colondam dalam menjalankan berbagai aktivitas sosialnya. Apa yang dilakukannya sekarang merupakan wujud rasa syukur terhadap apa yang telah diperolehnya. Menurut ibu tiga anak ini, dia mendapatkan banyak inspirasi dari peserta didik penerima manfaat yang telah sukses.

Kegigihan dan kesuksesan peserta didik itu membuatnya semakin bersemangat untuk terus menyebarkan banyak manfaat kebaikan. ”Melihat mereka yang awalnya putus sekolah, baik sebagai pemulung ataupun pengangguran, lalu sekarang mereka berkembang, bisa sukses memberi energi baru bagi saya. Bahkan banyak dari mereka yang memberikan inspirasi kepada kita,” tuturnya.

YCAB tidak hanya menebarkan manfaat di Indonesia, namun di sejumlah negara lainnya. Melalui jalur pendidikan, YCAB adalah satu-satu satunya NGO asal Indonesia yang menembus peringkat 64 dari 500 Top NGO dunia.

Ini adalah satu-satunya NGO lokal yang berhasil mendapatkan pengakuan dunia. Veronica menambahkan, dia ingin meninggalkan legacy sebagai salah satu social enterprise atau NGO local yang juga bisa membawa banyak kebaikan di luar Indonesia.

”Selama ini kita melihat justru banyak NGO asing yang masuk ke Indonesia. Ini harusnya jadi motivasi bagi kita bahwa NGO lokal pun mampu beraktivitas di luar negeri. Kita pasang bendera Sang Merah Putih di banyak negara. Kita beri kepedulian kepada mereka,” ungkap Veronica.

robi ardianto