Edisi 27-04-2016
MNC TV Diharapkan Makin Maju


JAKARTA – Media Nusantara Citra Televisi (MNC TV) diharapkan semakin maju dan terdepan, setelah lepas dari persoalan sengketa kepemilikan saham yang berlangsung hingga 11 tahun.

Hal itu diungkapkan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saatmenghadiri tasyakuran keluarga besar MNC TV di Jalan Pintu II TMII, Jakarta Timur, kemarin. Menurut HT, selama 11 tahun berjuang itu pula, banyak kejadian yang harus dialami dan dilalui keluarga besar MNC TV, baik suka dan duka.

”11 tahun, suka-dukanya banyak, pernah kantor ini diserbu, pailit, pernah ada gambar dobel juga MNC dan TPI, belum lagi urusan polisi,” ungkap HT. HT yang didampingi istrinya, Liliana Tanoesoedibjo, menyatakan kemenangan ini tentunya atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

”Permasalahan MNC yang selama ini lama menggantung akhirnya selesai dan tuntas sudah, titik. Saya mengucap syukur, kalau tanpa campur tangan Yang Mahakuasa tidak akan bisa terjadi,” tandasnya. Kunci kemenangan ini, menurut HT, adalah kesabaran dan konsisten.

Dengan waktu yang sangat panjang itu, dimungkinkan akan timbul kejenuhan. Namun berkat kesabaran, MNC bisa memenangkannya. Karena itu, HT mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, mengawal, dan terlibat dalam sengketa kasus MNC TV ini.

HT juga menceritakan awal mula sengketa ini terjadi. Mulanya saat krisis moneter ketika Bank Yanma ditutup karena dipakai untuk kepentingan pribadi, sehingga banyak masalah di dalamnya dan saat itu dirinya diminta untuk membantu melunasi utang-utang yang macet. ”Utang-utang itu kita bayari,” ungkapnya.

Dalam kesepakatannya, lanjut HT, jika utang-utang itu dapat dilunasi maka mereka mendapatkan 75% saham TPI . Dan saat itu, kondisi TPI masih sangat jauh di bawah dibandingkan pesaingnya. Transmisinya tidak pernah diganti dan banyak yang berantakan. ”Akhirnya mulai dibenahi dengan membuat programKDI, API, sinetronIlahi, dan itu semua booming.

Kemudian diminta lagi, saya tidak mau, karena ini merupakan perusahaan publik,” tandas HT. Dengan adanya kepastian dari MA ini, HT berharap agar MNC TV menjadi televisi terdepan. Komisaris MNC TV Tarub mengucapkan syukur karena permasalahan yang berlarutlarut ini dapat selesai.

Untuk mendapatkan kepastian hukum, ungkapnya, dibutuhkan waktu yang cukup panjang. ”Saya bangga dan di sini (MNC TV ), saya merasa rumah kita,” tandasnya. Dia pun mengakui MNC TV saat ini semakin berkembang. Bahkan, dalam beberapa minggu terakhir sudah bisa mengalahkan televisi swasta lainnya.

Dan ini, ujarnya, merupakan perjuangan semua karyawan di MNC TV. Kuasa hukum PT BKB Andi F Simangunsong mengatakan, kasasi yang diajukan kuasa hukumPTBKBtelahdikabulkanMA pada 18April2016. Keputusanini mengalahkan kubu Tutut. ”Dengan demikian, berakhirlah sengketa saham MNC TV. PT Berkah dan MNC dikukuhkan sebagai pemegang 75% saham di MNC TV ,” tandas Andi.

Sebagaimana diketahui, sengketa kepemilikan saham PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) akhirnya usai sudah, setelah Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan kasasi yang memenangkan PT Berkah Karya Bersama (BKB).

Putusan final itu menegaskan bahwa PT BKB berhak atas 75% kepemilikan saham TPI yang kini sudah berubah nama menjadi MNC TV. Kasus sengketa yang juga melibatkan Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) ini sudah berlangsung selama 11 tahun.

hasyim ashari

Berita Lainnya...