Edisi 27-04-2016
Games Online Harus Sesuai Umur


JAKARTA - Para orang tua harus memperhatikan permainan di layar elektronik seperti games online yang dimainkan anak-anaknya. Pasalnya, jika anak-anak memainkan game yang tidak sesuai dengan umur mereka, hal itu bakal menimbulkan dampak negatif.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, video games memiliki dampak positif dan negatif bagi anakanak. ”Hanya penting untuk orang tua tahu video games yang tepat bagi anaknya, video games itu ada klasifikasinya,” kata Anies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Anies menjelaskan, permainan yang sesuai dengan umur bisa berdampak positif bagi anak yang memainkannya, yakni si anak bisa menjadi pengambil keputusan yang cepat dan berani. Sebaliknya, sambung Anies, jika permainan tidak sesuai dengan umur, hal itu bisa berdampak negatif atau merusak anak, bisa membuat perilaku anak brutal.

”Video games ini sering saya analogikan seperti api. Api itu kalau digunakan dengan tepat bisa untuk memasak, kalau tidak tepat dia (api) bisa membakar rumah kita,” tuturnya. Maka itu, menurut mantan Rektor Universitas Paramadina ini, games yang dimainkan anak-anak harus sesuai umur.

”Rating video games itu ada yang dipakai anak usia di bawah lima tahun, jadi ada game di bawah lima tahun, kemudian ada games semua umur, ada games yang untuk anak 10 tahun,” ucapnya.”Ada (games) untuk anak belasan tahun, tapi ada juga game untuk orang dewasa, hanya untuk orang dewasa dengan tanda ada kekerasan,” imbuhnya.

sindonews

Berita Lainnya...