Edisi 10-05-2016
Tren Menjamurnya AI dan VR


VICE President Marketing and Communications Ericsson Indonesia Hardyana Syintawati mengungkap sejumlah tren yang akan menjadi pakem penting di ranah teknologi pada 2016.

Pertama adalah Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), dan kedua Virtual Reality (VR). Kedua teknologi ini akan menjadi tren yang paling ”lebar” mengepakkan sayap di ranah teknologi. “Dari data yang diperoleh Ericsson Consumer Lab, pengguna juga sangat menginginkan teknologi virtual untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti menonton pertandingan olahraga dan melakukan panggilan video,” ungkap wanita cantik yang sudah bekerja di Ericsson Indonesia sejak 1997 silam ini. Perkembangan Artificial Intelligence yang semakin baik akan mengurangi penggunaan layar smartphone.

“Karena nanti masing-masing perangkat akan didukung oleh kecerdasan buatan yang membuatnya semakin pintar,” ungkapnya. Adapun aplikasi VR sendiri akan terjadi di berbagai bidang. Termasuk di antaranya 3D printing. Hardyana mengatakan, beberapa tren tersebut memang sedikit terlihat futuristik, namun dengan laporan Ericsson Consumer Lab ini diharapkan dapat mendorong pengembangan teknologi dan membantu developer untuk melihat tren konsumen global mendatang.

Mulanya Virtual Reality memang sudah lebih dulu menggaung di ranah teknologi. Sayangnya, teknologi canggih ini dipandang sebelah mata oleh banyak orang karena mustahil untuk di implementasikan.

Binti mufarida