Edisi 10-05-2016
4 Tantangan Utama E-Commerce di Indonesia


Sebagai negara berkembang, masyarakat Indonesia sangat terbuka dengan teknologi. Kini, Indonesia bahkan jadi negara dengan penetrasi mobile tertinggi.

Pengguna internet memakai perangkat mobile mereka untuk berbagai hal, mulai mendapatkan konten atau layanan hingga belanja online. Peningkatan tren belanja online di mobile memang sudah sangat jelas. Dari hasil survei \ UCBrowser (anak perusahaan Alibaba) pada Maret 2016 kepada 2.829 pengguna internet mobile, terungkap bahwa 76,4% seluruh partisipan mengakui berbelanja secara online setidaknya sekali dalam sebulan. 72,2% diantaranya menghabiskan paling tidak 1 jam untuk berbelanja secara online, dan 87,4% dari mereka berbelanja melalui perangkat mobile.

Perilaku masyarakat Indonesia ini, menurut Kenny, mendorong tumbuhnya industri lokal. Ketika industri semakin tumbuh maka persaingan juga akan semakin ketat. “Pelaku e-commerce lokal kini sedang menghadapi empat tantangan utama, yaitu akuisisi, user engagement, pengalaman belanja, serta memperkuat brand awareness,” ungkapnya. Cara sederhana untuk menghadapi empat tantangan tersebut di antaranya, membuat flash sale, memberikan kupon secara cuma-cuma namun dengan batasan waktu tertentu, hingga melakukan kampanye diskon.

Namun, cara tersebut bukan untuk jangka panjang. Jadi, sebagai pemain baru harus pintar- pintar melakukan branding untuk terus menarik konsumen.

Binti mufarida