Edisi 10-05-2016
Berpromosi Melalui Surat Elektronik


BERBAGAI layanan pesan instan dan jejaring sosial di internet telah mengubah cara kita berkomunikasi. Facebook, misalnya digunakan lebih dari 1,3 miliar orang di seluruh dunia.

Sementara pengguna WhatsApp sudah melampaui jumlah pengguna Gmail. Meski demikian, email atau surat elektronik tetap menjadi solusi media komunikasi yang universal, memungkinkan siapa saja berkomunikasi secara efektif. Mulai komunikasi antar individu, atau satu individu ke banyak orang sekaligus.

Beberapa hasil riset global juga mengungkap bahwa email tetap memiliki pengguna yang sangat aktif. Jumlah pengguna email di Indonesia hanya dua persen lebih rendah dibandingkan jumlah pengguna aplikasi pesan instan. Nah, bagi UKM, ada baiknya melirik juga penggunaan email untuk marketing. Tapi, bagaimana tipsnya?

1. Mendapat daftar kontak
Tahap pertama yang perlu kamu dilakukan adalah mencari daftar kontak dari orang-orang yang berpotensi menjadi calon pengguna produk Anda. Jangan sampai mengirimkan email ke sembarang orang yang belum tentu ingin menggunakan produk Anda sehingga akan berakhir menjadi sampah bagi mereka. Nah, ada berbagai cara untuk mendapatkan kontak. Misalnya dengan membuat beberapa aset-aset gratis yang bermanfaat. Seperti aset desain situs, ikon-ikon, video seminar, dan lainnya di dalam situs Anda. Blog juga merupakan cara yang ampuh untuk mendapatkan daftar kontak.

2. Melakukan segmentasi daftar kontak
Anggap saja Anda telah memiliki sejumlah daftar kontak. Lalu tahap berikutnya yang perlu di lakukan adalah mengelompokkan kontak-kontak tersebut. Mengapa kamu perlu melakukan hal ini? Pertama, menurut analisis Hubspot, sebagian besar konsumen tidak ingin menjadi bagian dari kelompok besar. Kedua, setiap orang memiliki masalah dan kebutuhan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan kemampuan daya beli mereka. Dua hal itulah menjadi alasan mengapa Anda harus menyortir daftar kontak.

3. Lebih personal dan ramah dengan perangkat mobile
Ada dua hal penting yang perlu diperhatikan saat mendesain email. Pertama adalah membuat email yang personal dan manusiawi. Caranya dengan selalu menambahkan nama dari kontak di dalam email. Sehingga kesannya lebih bersahabat. Begitu juga dengan pemilihan bahasa di dalam email yang sesuai dengan tingkah laku dan reaksi manusia. Kedua adalah memastikan desain email bisa di akses dengan mudah melalui perangkat mobile. Selain karena pengguna smartphone yang banyak, orang-orang juga lebih memilih untuk membuka email dari smartphone.

4. Mendapatkan kepercayaan dari konsumen
Tahap terakhir yang perlu di lakukan adalah untuk mendapat kepercayaan dari konsumen. Untuk mendapatkan kepercayaan konsumen, bisa dengan cara selalu menambahkan tautan untuk berhenti berlangganan. Sehingga konsumen memiliki pilihan untuk berhenti, bila mereka tidak lagi ingin mendapatkan email tersebut.

Tips lainnya adalah jangan pernah menggunakan judul dan isi email yang menjebak. Seperti menawarkan sebuah hadiah, yang langsung membuat konsumen untuk meng-klik tombol di dalam email Anda. Berikanlah hal-hal yang bernilai bagi konsumen, sehingga mereka menjadi percaya dan loyal.

Binti mufarida