Edisi 10-05-2016
Perilaku Buruk Netizen di Berbagai Negara


BEGITU terhubung ke internet, banyak netizen yang tidak sadar bahwa mereka secara otomatis terekspose pada berbagai risiko keamanan. 76% netizen di dunia ternyata tidak dapat membedakan halaman web asli dan yang palsu, bahkan di Meksiko angkanya mencapai 82%.

Mereka melakukan kesalahan de - ngan memasukkan identitas maupun informasi lain ke halaman phising (penipuan) yang dapat mencuri data pribadi pengguna. Fakta lainnya, 75% responden menaruh curiga terhadap file asing yang mereka terima di internet. Namun mereka masih tetap ceroboh dengan mencoba membukanya. Padahal file tersebut rentan berisi virus. Hal tersebut terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Kaspersky Lab terhadap lebih dari 18.000 pengguna Internet di seluruh dunia.

Tujuan survei tersebut adalah untuk mengetahui bagaimana pengguna internet berperilaku di internet dan seberapa berisikonya kebiasaan online mereka. Nah, berikut adalah garis besar kebiasaan buruk pengguna internet di berbagai negara.

Cahyandaru kuncorojati