Edisi 15-05-2016
Harga Bahan Kebutuhan Pokok Melonjak


MEDAN – Meski Ramadan masih tiga minggu lagi, harga bahan kebutuhan pokok sudah melonjak sejak beberapa hari terakhir.

Di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, harga cabai merah dan bawang merah paling meningkat dibandingkan bahan pokok lainnya. Berdasarkan pantauan KORAN SINDO MEDAN di Pasar Padang Bulan, harga cabai merah dan bawang merah naik masing-masing menjadi Rp38.000 dan Rp40.000 per kilogram (kg). Pedagang awalnya memperkirakan harga akan tetap bertahan atau justru semakin tinggi mendekati Ramadan mendatang.

“Sudah mau Ramadan harga pun naik kembali. Sebelumnya, harga cabai merah sempat Rp25.000. Tapi beberapa minggu terakhir hingga hari ini (kemarin), naik lagi menjadi Rp38.000 per kg,” papar salah seorang pedagang di Pasar Padang Bulan Medan, Asrul, Sabtu (14/5). Hal senada dikatakan pedagang lainnya di Pasar Pringgan, Dina. Sejak beberapa hari terakhir harga cabai merah dan bawang merah terus naik. Namun, yang tetap bertahan tinggi adalah bawang merah.

“Cabai merah sudah naik lagi, padahal sudah sempat Rp28.000 per kg. Begitu juga dengan bawang merah. Walaupun (harga) sempat turun, tapi tidak pernah sampai terlalu rendah dan sekarang naik lagi sampai Rp40.000 per kg,” ujarnya. Menurut pedagang, harga bahan-bahan pokok ini diperkirakan akan mengalami kenaikan lagi mendekati Ramadan mendatang. Bagi mereka, hal itu sudah sangat wajar terjadi karena permintaan juga meningkat. “Kami tidak tahu akan sampai berapa persen nanti kenaikannya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Medan Qamarul Fattah sebelumnya mengatakan, pihaknya masih mengandalkan pasokan dari daerah sentra produksi di kawasan Sumatera Utara (Sumut) maupun Pulau Jawa untuk mencukupi kebutuhan di daerah ini, terutama cabai merah dan bawang merah. Walaupun ada lahan pertanaman kedua komoditas itu di Sumut, tetap saja tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok jelang Ramadan adalah pasar murah dan operasi pasar (OP). Cara tersebut masih cukup ampuh menstabilkan harga di pasar.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan optimistis tidak akan lagi menjadi penyumbang inflasi seperti pada triwulan I. “Kami sangat berupaya agar kota ini tidak lagi menjadi penyumbang inflasi tertinggi,” pungkasnya.

Jelia amelida

Berita Lainnya...