Edisi 15-05-2016
Seribu Penari Jaranan Beraksi di Alun-alun Kediri


KEDIRI – Sekitar 1.000 seniman jaranan atraksi bersama di kawasan Alun-alun Kota Kediri, dalam rangkaian acara Festival Alun-alun yang bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional asli dari daerah tersebut.

“Acara ini adalah persembahan, pameran, yang dikemas di Alun-alun Kota Kediri dalam Festival Alun-alun. Ini tujuannya juga untuk melestarikan budaya,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Jumat malam. Dia mengaku bangga dengan adanya acara ini karena semua usia, baik remaja maupun yang sudah dewasa, ikut serta atraksi. Wali Kota menyebutkan, banyaknya anak muda yang ikut festival menunjukkan jika proses regenerasi jalan. “Jaranan sekarang ini banyak diminati anak muda. Ini bagian dari sukses untuk rekan-rekan dalam proses regenerasi melestarikan budaya,” katanya.

Wali Kota juga mengatakan, proses pengemasan kesenian jaranan yang ditampilkan dalam atraksi kesenian pada festival ini menjadi lebih menarik, sehingga sangat layak untuk ditonton. “Sekarang dikemas dengan lebih menarik dan pemerintah mendorong agar kesenian ini lebih enak ditonton, mungkin juga butuh sentuhan dari kreator seni,” paparnya. Selain untuk melestarikan budaya, Wali Kota mengatakan, pada kegiatan ini juga diharapkan roda ekonomi masyarakat semakin tergerak. Acara ini pasti akan menguntungkan masyarakat maupun pelaku ekonomi.

Wali Kota juga merencanakan kegiatan ini menjadi agenda tahunan di Kota Kediri, sehingga masyarakat akan mendapatkan dampak positifnya. Para seniman bisa menunjukkan atraksinya dan ekonomi masyarakat pun bergerak.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Senin Jaranan Kediri Hari Pratondo mengatakan acara yang digelar tersebut cukup membuat masyarakat antusias. “Kami persiapannya singkat, hanya tiga hari latihan dan sekali saja, jadi kemungkinan ada kekurangan itu pasti,” katanya.

Solichan arif/ant


Berita Lainnya...