Edisi 15-05-2016
Warga Diminta Waspadai Puting Beliung


PEKALONGAN - Warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya diminta mewaspadai bencana angin puting beliung atau lesus yang biasanya terjadi pada peralihan musim penghujan ke musim kemarau seperti saat ini.

Apalagi terjangan lesus telah terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pekalongan, Kamis (12/5). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan Bambang Sujatmiko menjelaskan, meskipun lesus di Mulyorejo tidak parah, diprediksi akan terus mengancam Juli mendatang. “Sehingga warga kami minta untuk waspada,” ujarnya. Bencana lain yang mengancam yakni air laut pasang. Biasanya saat musim peralihan, air pasang diprediksi meningkat dibanding hari biasanya.

“Sehingga sering menimbulkan rob besar di daerah pesisir. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Pekalongan bagian atas, masih sering hujan walaupun musim kemarau. Sehingga longsor masih sering terjadi,” kata . Bambang meminta masyarakat mengetahui tanda-tanda bencana angin kencang dengan mengamati pergerakan dahan pohon. Jika angin saat itu bertiup terlalu kencang, segera berpindah ke lokasi yang aman. Kades Mulyorejo, Mubarok menyatakan terjangan puting beliung mengakibatkan 15 rumah rusak.

“Tapi rusaknya tidak terlalu parah, hanya gentengnya kabur tertiup angin puting beliung. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Kerugian total sekitar Rp30 juta,” ujarnya.

Prahayuda febrianto


Berita Lainnya...