Edisi 15-05-2016
Tengah Hari Baru 200 Pengunjung


BANDUNG- Tiga hari setelah gajah betina berusia 34 tahun yang bernama Yani mati dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerukan boikot, kunjungan ke Kebun Binatang Bandung menurun drastis.

Pantauan KORAN SINDOdi Kebun Binatang Bandung, sua sa - na akhir pekan pada Sabtu (15/5) pagi sangat berbeda de - ngan akhir pekan sebelumnya. Biasanya hari Sabtu dan Ming gu menjadi puncak kun ju - ngan wisatawan ke tempat rek - reasi tersebut. Namun kini ti - dak ada lagi keramaian orang dan antrean kendaraan yang hen dak masuk ke area parkir ke - bun binatang di Jalan Siliwangi. Pengunjung yang datang ke ke bun binatang kemarin ketika di tanya KORAN SINDO tidak ta hu ada gajah mati di sana. Me - reka kebanyakan datang dari jauh dan terlanjur.

“Kami baru tahu kaloada ga - jah yang meninggal, kami ju ga turut menyayangkan kondisi ter sebut. Kami juga sedikit ber - hati-hati, karena sebagian para pengunjung menggunakan mas ker, mungkin takut terkena vi rus,” tutur Aliyudin, 30, warga Ci pa tujah, Tasikmalaya, saat di - temui di kebun binatang ke ma - rin. Aliyudin mengaku terpaksa me lanjutkan kunjungan karena te lah menempuh perjalanan jauh bersama keluarga. Meski be gitu dia tetap mengawasi sa - nak keluarganya yang berlibur di tempat tersebut.

“ Udah ter - lanjur ke sini, mau gimana lagi, ya paling untuk makan bersama dan liat-liat bentar langsung pu - lang. Kurang tenang juga kalo ber lama-lama,” tuturnya. Menurunnya jumlah wi sa ta - wan yang berkunjung di be nar - kan oleh Humas Kebun Bi na - tang Kota Bandung Sudaryo. Me nurutnya, penurunan kun - jungan mulai terjadi sejak ke - ma rin karena mereka keta ku - tan dan mendapat informasi yang tak jelas. Seperti kebun bi - na tang harus ditutup se men - tara waktu dan ajakan boikot da ri Pemkot Bandung.

“Mulai menurun saat ini, kan ka mis lalu, animo pengunjung ma sih besar. Tak lepas dari informasi yang tak resmi juga,” tutur Sudaryo saat dihubungi. Padahal, sejak nekropsi atau bedah bangkai gajah lampung itu, menurutnya, Kepala Balai Kon servasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat su - dah mengizinkan wisatawan un tuk berkunjung. Informasi yang tak resmi serta ketakutan masyarakat, menurutnya tak perlu terjadi, karena ma sya ra - kat akan tetap aman saat ber - kun jung.

Menurutnya, aksi boikotyang diserukan Ridwan Kamil hanya akan semakin merugikan ma syarakat, karena mereka ti - dak bisa menikmati waktu rek - reasi di tempat tersebut. Sudaryo mengatakan dari kun jungan hari Sabtu biasanya, jum lah wisatawan yang ber kun - jung bisa mencapai 1.500 orang hingga sore hari. Namun kini hingga pukul 12.00 WIB, mereka yang berkunjung hanya mencapai sebanyak 200 orang. “Ya pasti ada penurunan, tapi pelayanan tetap kami buka, un tuk tanggapan menyudutkan, kami serahkan kepada p - etugas, kan dari BKSDA sedang melakukan investigasi,” tam - bahnya. Beberapa hari ini Kebun Binatang Bandung memang se dang dalam sorotan.

Kematian gajah Yani dituding sebagai ke lalaian pengelola, yakni Ya yasan Margasatwa Tamansari Bandung, yang tidak mengurus dengan baik hewan koleksinya. Gajah Yani mati dalam usia 34 tahu diduga karena radang paru dan ada perubahan di beberapa organ dalamnya. Tapi hingga kini belum dipastikan apakah penyakitnya itu di se - babkan oleh virus, bakteri, salah makan, lingkungan tidak men - du kung, atau kekurangan pa - kan.

Heru muthahari


Berita Lainnya...