Edisi 15-05-2016
Pedagang Dipindah ke Belakang Kantor BPD DIY


YOGYAKARTA – Pedagang Pasar Pingit akan dipindah kan se bagai konsekuensi pelaksanaan proyek revitalisasi pasar. Pedagang akan dipindahkan ke los se mentara yang disediakan Pe merintah Kota (Pemkot) Yogyakarta di belakang Kantor BPD DIY di Jalan Ten tara Pelajar.

“Proyek akan mulai dilak sa - nakan seusai Lebaran. Pe da - gang selama proses pekerjaan akan dipindah ke belakang Kan tor BPD DIY,” kata Kepala Bi dang Perdagangan Dinas Per ind ustrian, Perdagangan, Ko pera si, dan Pertanian (Dispe rind agkoptan) Kota Yog ya - kar ta Sri Harnani di Yog ya karta ke marin. Batas waktu terakhir bagi pedagang untuk pindah tanggal 11 Juli 2016. Saat ini Pem - kot tengah mengajukan izin ke Ke raton Yogyakarta untuk men dirikan los sementara karena la han di belakang BPD ber status Sultan Ground. “Dalam pekerjaan, seluruh bangunan pasar akan diro boh - kan sehingga pedagang harus pin dah dulu. Saat ini kami su - dah sosialisasikan ke pedagang,” ungkapnya.

Proyek revitalisasi Pasar Pi - ngit didanai dana alokasi kh u - sus (DAK) pemerintah pusat se - nilai Rp6 miliar. Proses pengerjaan fisik dijadwalkan berlangsung selama 4,5 bulan atau selesai pada November 2016. Nan - tinya bentuk bangunan sama dengan yang lama, yaitu dua lantai. Lantai dasar untuk kios para pedagang dan lantai atas berfungsi sebagai kantor pasar. “Dari sisi fisik dilakukan perombakan, tapi tidak ada pe - nambahan pedagang.” “Jumlah pedagang tetap se - perti semula, kami tidak akan mengakomodasi pedagang ba - ru,” tandasnya.

Di Kota Yogyakarta total ter - dapat 31 pasar tradisional. Ta - hun lalu dua pasar tradisio nal menjadi sasaran revitalisasi, yaitu Pasar Karangwaru dan revitalisasi tahap akhir Pasar Krang - gan, dengan total ang gar an lebih dari Rp5 miliar. Se lain itu, bebe - rapa pasar tradisional yang su - dah direvitalisasi di antaranya Pa sar Karang ka jen, Pasar Ge - dong kuning, dan Pasar Talok.

Pada 2015 Pemkot Yog ya - kar ta juga menerima DAK un - tuk revitalisasi pasar sebesar Rp1,7 miliar. Dana itu dipakai untuk pembangunan kios dan tempat parkir Pasar Serangan. Kepala Dinas Bangunan Ge - d ung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Yogyakarta Ha - ri Setya Wacana mengatakan, setelah ada kepastian ang gar - an, tahap selanjutnya proses le - lang. Saat ini pihaknya telah menyiapkan detail engineering design (DED). “Setelah ada ke - pas tian anggaran, segera dina - ik kan ke lelang,” katanya.

Ristu hanafi

Berita Lainnya...