Edisi 30-05-2016
Lebih Dekat dengan Menu Meksiko


Meski tak sepopuler masakan Italia ataupun Prancis, masakan Meksiko selalu memiliki penggemar tersendiri. Bila ingin mencicipinya atau mungkin Anda rindu masakan asal negara Amerika Latin tersebut, tempat ini patut dikunjungi.

Sepanjang pekan ini masakan Meksiko akan tersaji lengkap di restoran Asia yang terletak di The Ritz- Carlton Jakarta, Mega Kuningan, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Meksiko. Cita rasa Meksiko itu dihadirkan lewat tangan dingin Eduardo Perez Romero sebagai chef tamu di restoran Asia dan Lobo.

Berkat pengalamannya sebagai chef internasional yang telah menyajikan hidangan Meksiko ke seluruh dunia, Eduardo kini dihadirkan di Jakarta untuk mempersembahkan berbagai resep warisan asal negaranya. Menu racikan sang chef bisa dinikmati secara prasmanan pada Selasa (24/5) hingga 4 Juni 2016. Selain itu, di Lobo juga akan ditampilkan promo Tequila Pairing Dinner yang berlangsung pada 2 Juni mendatang.

Adapun di restoran Asia, menu yang dihadirkan antara lain beef fajitas , yaitu daging panggang klasik dengan bawang bombai dan paprika yang diberi bumbu khas Meksiko. Bagi pencinta makanan laut, sarandeado fish bisa menjadi pilihan yang tepat. Hidangan ini memerlukan proses perendaman ikan yang cukup lama agar bumbu meresap ke dalam daging ikan secara sempurna.

“Selain itu, Chef Eduardo juga akan menghidangkan lamb in morita sauce sebagai salah satu pilihan menu,” kata Adeza Hamzah, Director of Marketing Communications The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan. Jangan ketinggalan untuk mencicipi menu ajillo-style mushroom, salah satu resep khas Meksiko yang dapat ditemukan di tiap tapas bar. Hidangan yang kaya rasa ini mengandung minyak zaitun, bawang putih, dan sherry kering.

Kemudian ada ajilo fish. Ini hidangan berbahan dasar ikan yang digoreng menggunakan mentega atau minyak sayur, dengan tambahan irisan bawang putih serta cabai guajilo yang juga sudah digoreng. Sajian ini terasa semakin nikmat karena dibumbui dengan garam, lada hitam, lemon, dan daun parsley atau ketumbar. Menu selanjutnya ada aztec pie. Ini makanan yang menyerupai lasagna dan biasanya disebut juga dengan pastel azteca .

Menu tersebut terbuat dari lapisan tortilla, salsa , ayam, krim, dan keju yang dipanggang sampai matang. Coba juga beef fajitas . Fajitas yang terbuat dari daging steak panggang ini dihidangkan dengan bawang bombai, paprika, tortilla , alpukat, krim asam, dan salsa . Masih berbahan dasar daging sapi, ada menu beef tinga .

Hidangan asal Puebla, Meksiko, ini dibuat dari daging sapi yang dibubuhi saus tomat merah dan hijau serta cabai chipotle dan bawang bombai. Jangan ketinggalan pula untuk mencicipi charro beans yang berbahan baku kacang, bawang merah, bawang putih, dan daging asap. Ada lagi menu yang menggunakan bahan baku daging ayam, yaitu chicken escabeche .

Secara tradisional, escabeche dibumbui dan diungkep semalaman, lalu disajikan dingin pada keesokan harinya. Bila tadi ada beef fajitas , restoran Asia rupanya juga ingin membuat versi ayam dalam menu chicken fajitas sebagai salah satu makanan paling klasik dari Meksiko. Menu ini disebut juga fajitas de pollo, yang dihidangkan dengan guacamole dan saus salsa.

Pilihan lain menu Meksiko yang setiap hari bakal dirotasi ini adalah green rice. Warna kehijauan dari ketumbar dan daun parsley adalah hal terpenting dari masakan satu ini. Nasi hijau sangat cocok dimakan dengan side dish ayam panggang, kebab, atau taco . Sama halnya dengan chicken tinga . Jadi, jangan sampai lupa untuk mencicipi menu satu ini sebagai makanan yang paling autentik dari Meksiko.

Sementara itu, dalam sesi Tequila Pairing Dinner yang akan berlangsung satu malam saja, Chef Eduardo akan berkolaborasi dengan Chef de Cuisine Lobo yang baru, Jan Schwittalla, dalam mempersiapkan sebuah set menu makan malam yang cocok disandingkan dengan minuman tequila.

dyah ayu Pamela