Edisi 30-05-2016
Tahu Bulat yang Memikat


Penggemar game di Android kini tengah keranjingan aplikasi permainan Tahu Bulat . Aplikasi besutan Own Games ini bahkan berhasil mengalahkan Clash of Clans (COC) di peringkat pertama sebagai aplikasi game terlaris di Google Play Store.

Bahkan hingga Minggu (29/5), aplikasi game ini telah diunduh 500.000 pengguna. Padahal, game asal Bandung ini baru diluncurkan pada April 2016. Pesona Tahu Bulat bisa jadi karena permainan ini diambil dari keseharian orang Indonesia, yaitu pemain digambarkan sebagai penjual tahu bulat yang dibekali dengan mobil terbuka, wajan besar untuk menggoreng, dan speaker untuk memanggil pembeli.

Cara memainkannya pun tidak sulit. Cukup dengan menyentuh layar agar penjualan tahu meningkat dan mendatangkan pembeli sebanyak-banyaknya. Semakin cepat menyentuh gambar, koin yang dikumpulkan dari pembeli juga makin banyak. Semakin banyak poin, fitur berjualan akan semakin bertambah.

Untuk menjadi penjual Tahu Bulat yang sukses, pengguna bisa menggunakan beberapa fitur, seperti meningkatkan perlengkapan memasak, perbaiki resep dan menaikkan kualitas tahu bulat, serta mempromosikan dagangannya lewat brosur, media sosial, dan majalah. Bahkan, untuk memuaskan penggunanya, aplikasi Tahu Bulat versi terbaru menambahkan fitur UFO dan bisa buka cabang Tahu Bulat .

Berbagai dukungan atas keberhasilan aplikasi game Tahu Bulat pun diungkapkan para penggunanya di Google Play Store. Seperti yang diungkapkan Luthfi Ridhwana (28/5), “Very nice Game . Semangat developer Indonesia”. Sementara, Khaeril Bowie (28/5) mengatakan game Tahu Bulat bisa menghilangkan kejenuhan. “Game Indonesia banget,” cetusnya.

Adapun menurut penikmat game Rifki Suharyadi, developer lokal pembuat game ini sangat lihai memanfaatkan fenomena dagangan tahu bulat. “Dalam kehidupan sehari-hari kan penjualan tahu bulat juga lagi banyak diburu. Bahkan katanya mau dibuat lagu. Jadi, begitu ada game -nya, langsung menarik perhatian,” ujar Rifki yang menyarankan ada pembenahan aplikasi agar pengguna bisa lebih nyaman saat memainkannya.

Jauh sebelum aplikasi game Tahu Bulat , aplikasi permainan Ramen Chain buatan developer lokal Touchten telah diakui dunia luar. Bahkan pernah menduduki peringkat pertama di empat negara Asia Tenggara dan 10 besar permainan populer di 43 negara. Cara memainkannya pun mudah. Pengguna hanya perlu menyajikan mi ramen dengan cepat sesuai dengan menu.

Coba Bangkitkan Permainan Tradisional

Di tengah populernya aplikasi permainan Tahu Bulat , ternyata Android juga memiliki beberapa aplikasi permainan tradisional Indonesia, yang tentunya buatan lokal. Kehadiran aplikasi permainan tradisional di ponsel berbasis Android dianggap menjadi salah satu upaya mengenalkan warisan budaya ke anak-anak.

Nur Hikmah, 30, termasuk yang rajin mengunduh permainan tradisional, seperti dakon atau congklak di Android. “Saya main congklak di Android lumayan sering. Meskipun cuma lewat aplikasi, tapi harus lihat sisi positifnya,” ungkap Hikmah yang juga berusaha mengenalkan permainan ini kepada anaknya. “Saya bisa mengenalkan permainan zaman dulu kepada anak. Walaupun dia belum sepenuhnya mengerti jalan permainannya, setidaknya dia kenal,” sambungnya.

Untuk aplikasi permainan congklak, ada beberapa jenis nama yang muncul, seperti Dakon, Mancala , dan Congklak Game. Untuk Dakon, papan yang digunakan untuk pertama kali bermain adalah kayu kuno. Biji yang digunakan pun mirip dengan kerang dan mengeluarkan bunyi yang mirip dengan aslinya. Selain itu, pemain bisa memilih apakah Dakon dimainkan oleh satu orang atau dua orang.

Latar suara dengan instrumen tradisional khas Jawa, seperti Gundul- Gundul Pacul menambah kentalnya suasana permainan tempo dulu ini. Bagi Hikmah, permainan tradisional merupakan warisan budaya. Jadi, kehadiran aplikasi permainan tradisional justru membantu menjaga warisan tersebut. Apalagi di tengah gaya hidup masyarakat yang kadang mengandalkan ponsel pintar sehari-hari.

Memang, ungkap Hikmah, rasa bermain congklak di Android tentu berbeda dengan bermain langsung. Namun hal tersebut cukup bisa mengobati rasa rindu karena kini makin sulit menemukan permainan tersebut. Selain congklak, permainan ular tangga pun bisa ditemui. Salah satunya aplikasi Ular Tangga Raja . Aplikasi ular tangga ini tidak berbeda dengan aslinya. Pemain bisa memilih menu permainan melawan komputer, survival, atau multiplayer .

Bahkan, berbagai perlombaan khas 17 Agustus pun ikut meramaikan aplikasi permainan tradisional Indonesia. Sebut saja permainan Panjat Pinang, Balap Karung, dan Makan Kerupuk bisa dilakukan lewat aplikasi.

nurul adriyana