Edisi 31-05-2016
Teknologi yang Menciptakan Mixed Reality


Dunia dan teknologi adalah dua hal yang kini sudah tidak dapat terpisahkan. Di mana pun manusia berada, mereka tentu harus menciptakan teknologi. Teknologi hadir sebagai sebuah alat untuk membantu kehidupan manusianya, memudahkan pekerjaan sehari-hari, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Karena tidak dapat terpisah, tanpa kita sadari teknologi sudah menciptakan sebuah mixed reality , yakni realitas yang bercampur antara hal yang virtual dan sesuatu yang memiliki bentuk fisik. Cloud atau layanan komputasi awan ini bisa dibilang menjadi salah satu titik meleburnya dunia nyata dan digital. Kita bisa lihat bagaimana kita bisa menyimpan berbagai macam hal tanpa harus memiliki bentuk fisik atau di media fisik sekalipun.

Dengan cloud, kita pun seperti bepergian ke mana pun membawa sebuah mesin yang dapat disimpan dan diakses isinya kapan saja dan di mana saja. Manusia semakin mobile dan terhubung dengan satu sama lain. Mereka dapat berbagai apa saja dengan cloud . Indonesia dalam hal ini sudah sangat aktif dalam mengadopsi teknologi cloud .

Saya melihat bagaimana para developer dapat menghadirkan inovasi lewat teknologi cloud dan kemudian menghubungkan semua orang dengan teknologi tersebut. Selain cloud, smart digital assistant akan menjadi the next big thing dalam teknologi. Ini menegaskan teknologi sudah membaur dengan dunia nyata.

Kami melihat komunikasi adalah hal yang wajib hadir dalam sebuah teknologi. Setiap orang ingin agar teknologi dapat mengerti mereka. Artinya teknologi harus lebih personal. Seolah teknologi hadir dan diciptakan untuk membantu mereka. Nah, digital assistant yang merupakan teknologi baru pun yang awalnya terdengar sekadar canggih mulai terasa perannya.

Cortana adalah contoh realisasi dari visi Microsoft untuk menciptakan teknologi yang mengerti manusia. Begitu seharusnya teknologi diciptakan, untuk melayani atau membantu kita. Berbagai macam hal yang kita butuhkan akan dipenuhi oleh Cortana. Kita semakin mudah mengetahui segala hal dengan bantuan Cortana.

Tidak ada lagi alasan untuk sulit mengakses sesuatu lewat teknologi karena kita akan dipandu oleh smart digital assistant . Lagi, dunia dan teknologi menjadi cair dan bercampur. Tidak hanya manusia memiliki sebuah media penyimpanan yang tak memiliki bentuk fisik, juga asisten yang bukan sebuah manusia namun robot yang hadir dalam wujud kepintaran buatan.

Tidak sampai di situ, yang semakin membuktikan mixed reality memang harus terjadi adalah kehadiran teknologi virtual reality dan augmented reality . Berdasarkan namanya saja sudah jelas maknanya. Ada sebuah teknologi yang dibenamkan dalam realitas sehari-hari. Cara kita bekerja, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan sehari-hari benarbenar akan berubah dengan virtual reality dan augmented reality .

Kedua teknologi ini adalah bukti sejati dunia nyata sudah berpadu dengan teknologi. Dengan melihat begitu berpengaruhnya teknologi terhadap kehidupan manusia, tentu saja ada hal yang harus tetap dijaga dari teknologi, yaitu teknologi harus diciptakan untuk mengerti manusia dan membantunya. Jangan sekadar menjadi kesempatan untuk mengeruk keuntungan.

SATYA NADELLA,
CEO Microsoft