Edisi 31-05-2016
Memotret dengan Bounce Flash


Di rubrik Tips edisi yang lalu kita pernah membahas tentang berbagai arah cahaya dan efeknya pada subjek foto yang tampak pada hasil foto kita. Pencahayaan dalam bidikan bisa datang dari berbagai sumber, misalnya sinar matahari, cahaya lampu rumah, cahaya dari pantulan berbagai jenis bidang permukaan, serta cahaya yang sengaja dipancarkan dari lampu blitz/flash kita.

Lampu flash yang paling umum ditemui adalah built-in flash yang sudah terpasang dalam kamera kita. Selain itu, ada juga lampu flash eksternal seperti Speedlite untuk kamera Canon yang dapat dipasang di atas hotshoe kamera DSLR kita. Sebagian dari lampu flash ini hanya dapat memancarkan cahaya ke arah depan yaitu ke arah bidikan kamera.

Sedangkan sebagian lagi dapat ditekuk atau dibelokkan arah pancaran lampu flash-nya seperti pada lampu flash Speedlite Canon. Untuk lampu flash yang memancarkan cahayanya langsung ke arah subjek bidikan, kita akan mendapatkan pencahayaan front light. Jika subjek kita berada dekat dengan dinding atau benda solid di belakangnya, pencahayaan front light ini akan menyebabkan timbulnya bayangan yang cukup keras di latar belakang tersebut.

Untuk mendapatkan tampilan hasil foto yang lebih alami dan terlihat lebih berdimensi, kita perlu membelokkan arah cahaya pancaran lampu flash kita sehingga pancaran cahaya tersebut tidak langsung mengarah lurus dari kamera ke arah bidikan kita. Lampu flash Speedlite dari Canon dan built-in flash di beberapa kamera Canon PowerShot dapat ditekuk/dibelokkan arah pancaran lampu flash-nya sehingga pancaran cahaya tersebut tidak mengarah langsung ke subjek foto, tetapi dipantulkan ke subjek foto melalui permukaan langit-langit atau dinding. Penggunaan teknik pantulan flash seperti ini sering disebut dengan istilah bounce flash. Untuk menggunakan teknik bounce flash, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

1. JARAK BIDANG PANTUL.

Pastikan jarak bidang pantul tidak terlalu jauh dari kamera/lampu flash kita karena jika terlalu jauh, kemungkinan pancaran cahaya tidak cukup kuat untuk memantul ke subjek kita.

2. SUDUT PANTUL.

Atur sudut pantul sesuai dengan bidang pantulan yang kita gunakan sehingga cahaya memantul tepat pada subjek foto kita.

3. WARNA BIDANG PANTUL.

Upayakan mencari bidang pantul berwarna putih karena bidang pantul dengan warna tertentu dapat menyebabkan pancaran cahaya dari lampu flash yang memantul ke subjek berubah warna yang akan mempengaruhi warna subjek bidikan kita. Jika bidang pantul yang tersedia adalah bidang yang berwarna, maka kita perlu menyesuaikan pengaturan white balance di kamera untuk mengompensasi nuansa warna bidikan kita.

Selamat mencoba