Edisi 31-05-2016
Peluang Sehat Bisnis Herbal


Tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan terus meningkat setiap tahun. Berbagai cara dilakukan masyarakat guna menjaga kesehatan mereka. Salah satu yang cukup sering dilakukan, yaitu mengonsumsi minuman herbal.

Konsumsi minuman herbal memang sangat erat dengan masyarakat Indonesia. Ini dilihat dengan jamu-jamuan dan tanaman obat yang banyak dipercaya masyarakat mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan. Minuman herbal yang dibuatnya merupakan produk herbal penghangat tubuh dari buah kurma, jahe merah, madu, jintan hitam, dan delima yang dianjurkan Rasulullah untuk mengobati segala macam penyakit.

“Produk ini berawal dari kumpulkumpul pengajian, kita berpikir kenapa tidak membuat produk yang sesuai dengan ajaran Nabi,” ujar Rizalman, Co Founder Alanabi di Jakarta, Jumat (20/5). Rizal mengatakan, meski telah memiliki konsep ternyata tidak mudah untuk mengimplementasikannya menjadi sebuah produk.

Setelah melalui uji coba berkali-kali, baru kemudian ditemukan produk yang pas. “Dengan serba-terbatas awalnya kami menyewa pabrik untuk produksi, tapi masalahnya ternyata tak cuma sampai itu, ada rantai distribusi yang belum terpikirkan,” ujarnya. Vice President Director PT Angsana Dwitunggal selaku distributor resmi Alanabi, Goenardjoadi Goenawan yang juga mantan Vice President Lotteria mengatakan,

“Bagi pemegang merek pemula seperti Alanabi, tidak mudah bersaing dengan produk sejenis kenamaan yang telah lama memonopoli pasar,” ujar Goenardjoadi. “Setelah ditunjuk sebagai distributor nasional produk Alanabi mulai bulan lalu, kami akan masuk di dua segmen pasar.

Pertama, segmen 6.000 pesantrenpesantren yang terdaftar di Jawa, tersebut di 25 titik pusat stockis, dan segmen 2.000 toko tradisional di DKI dan Bodetabek melalui sub-distributor consumer health yang sudah berjalan,” ujarnya.

wahyu sibarani