Edisi 31-05-2016
Pendiri Startup Bukan Hanya Lelaki


Perusahaan rintisan yang dipimpin perempuan terkadang masih dipandang sebelah mata. Bahkan, sebagian perusahaan modal ventura (venture capital) belum sepenuhnya percaya memberi investasi pada startup dengan perempuan sebagai kepalanya.

”Kita harus bisa mulai menghilangkan stigma bahwa IT dan engineering itu lahannya pria,” ungkap Ken Ratri Iswari, CEO dan pendiri GeekHunter, startup yang memberikan layanan rekrutmen pekerja di bidang IT. Padahal, sebenarnya di ranah startup berbasis teknologi Indonesia, tidak sulit menemukan perusahaan yang didirikan oleh sosok perempuan.

Tengok saja Nulisbuku, platform self-publishing online yang didirikan Aulia Halimatussadiah. Lalu ada Zalora, salah satu raksasa e-commerce Indonesia dengan Catherine Sutjahyo sebagai salah satu pendiri dan direktur. Ken mengatakan bahwa perempuan di bidang IT kerap dipandang sebelah mata karena dominasi lelaki.

Ini membuat perempuan memerlukan upaya lebih keras dibandingkan laki-laki untuk meyakinkan rekan kerja lainnya akan insiatif, atau apa pun, yang berkaitan dengan kapabilitas mereka di bidang IT. “Sebenarnya perempuan punya satu keunggulan lagi, karena jumlah perempuan di dunia IT tidak banyak, kesempatan sukses mereka lebih tinggi,” ungkapnya.

binti mufarida