Edisi 31-05-2016
Akses Internet Meningkat Saat Puasa


Menahan lapar, dahaga, dan emosi bukan berarti mengurangi akses internet. Justru momen puasa pada bulan Ramadan membuat pengguna internet di Indonesia semakin aktif. Bahkan, memiliki kebiasaan berbeda dalam berselancar di dunia maya ketimbang hari biasa.

Country Industry Head Google Indonesia Henky Prihatna mengatakan, belanja menjadi salah satu kegiatan yang memiliki traffic signifikan, terutama menjelang dan selama Ramadan. Momentum ini akan dimanfaatkan kalangan small and medium business (SMB) maupun e-commerce . “Dengan perkembangan adopsi smartphone dan akses internet yang semakin tinggi, ada pergeseran dari yang tadinya berbelanja offline, kini sudah online .

Tidak lagi lewat web , juga didominasi gadget seperti smartphone atau tablet,” kata Henky. Hal tersebut dibenarkan Senior Manager Digital Marketing Blibli.com Tabah Yudhananto. Kegiatan berbelanja pasti akan meningkat drastis. Salah satunya karena ada jenis produk yang memang dicari menjelang atau saat Ramadan saja.

“Misalnya baju koko atau perlengkapan salat,” katanya sambil menyebut bahwa akses internet akan sangat tinggi saat siang hari, menjelang magrib, dan waktu sahur. Henky menambahkan, Ramadan adalah micro moment ketika pengguna internet akan mengakses internet lewat perangkat mobile untuk memperoleh informasi terkait suatu hal dengan lebih mudah.

Micro moment , menurut dia, perlu dimengerti dan dimanfaatkan para pelaku usaha atau penyedia layanan serta konten digital. “Pertama, hadir dengan menyediakan akses layanan mobile dan menyediakan informasi paling dibutuhkan konsumen. Kedua, yakni sesuai dengan ketertarikan konsumen atau kebutuhan konsumen. Ketiga adalah cepat. Cepat dicari, cepat dimengerti, dan lebih mudah,” kata Henky.

cahyandaru kuncorojati