Edisi 12-06-2016
Manusia dalam Lanskap


Satu hal yang bisa menjadi pembeda untuk meningkatkan kualitas foto lanskap adalah menambahkan sosok manusia ke dalam komposisi foto.

Penggemar fotografi terbagi lewat kesamaan pandangan mereka terhadap objek foto dan sejumlah hal terkait fotografi lain seperti ketertarikan terhadap objek hingga kesamaan minat pada kamera.

Tak hanya itu, penggemar fotografi juga terbagi antara golongan yang meminimalisasi post processing setelah memotret dan golongan lain yang menghabiskan waktu menggunakan software photo editorlebih banyak daripada waktu untuk memotret. Dalam ranah fotografi lanskap juga terdapat perbedaan antara fotografer yang menghindari sosok manusia dalam komposisi foto mereka dan fotografer lain yang memasukkan sosok manusia ke dalam foto. Adakah yang salah di antara keduanya?

Tentu saja tidak. Pertanyaan lain yang timbul adalah haruskah kita memasukkan sosok manusia dalam komposisi saat memotret lanskap? Hal tersebut kembali pada sang pemotret, namun ada sejumlah manfaat yang dihasilkan jika kita memilih untuk memasukkan sosok manusia dalam foto lanskap. Pertama, memberikan skala terhadap objek. Memasukkan manusia dalam komposisi merupakan cara yang sangat baik untuk menunjukkan ukuran dan skala objek lanskap dalam foto.

Tanpa sosok manusia, ukuran benda-benda dalam foto seperti pohon dan batu sepertinya sulit untuk diperkirakan. Penambahan sosok seseorang dengan cepat memberikan panduan referensi besarnya objek kepada viewer foto. Kedua, memperbaiki komposisi. Menempatkan satu atau beberapa orang pada ruang negatif (bidang kosong di luar objek) akan menyeimbangkan komposisi foto secara keseluruhan.

Seseorang di latar depan (foreground) komposisi juga akan memberikan nuansa kedalaman. Tempatkan objek manusia di bidang samping komposisi, kiri atau kanan, menyesuaikan ruang negatif yang ada dan usahakan menghadap ke tengah. Hal ini agar mata penikmat foto juga terbawa untuk lebih menjelajahi komposisi.

Ketiga, memberikan cerita ke dalam foto. Foto lanskap pegunungan memang sangat menyenangkan untuk dilihat. Cobalah untuk memasukkan sosok manusia ke dalam foto lanskap, sosok tersebut akan memberikan semacam cerita dan membawa viewer lebih terkoneksi dengan foto tersebut. Lanskap senja hari dengan siluet pasangan yang bergandeng tangan akan menambahkan romansa dan membuat foto lebih bercerita dibanding foto senja yang kosong tanpa sosok manusia.

Keempat, sebagai focal point . Hamparan lanskap yang indah cenderung membosankan jika tidak memiliki focal point yang baik. Focal point (objek utama) dibutuhkan agar viewer dapat mendaratkan pandangan serta mendapatkan perhatian mereka lebih lama lagi. Kebanyakan lokasi lanskap memang menawarkan keindahan alam atau bangunan sebagai objek utama, tetapi menambahkan sosok manusia kerap membuat foto terlihat lebih menarik.

arie yudhistira